Tampilkan postingan dengan label COMPUTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label COMPUTER. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2012

Cara Merawat Komputer


Merawat komputer biasanya hanya akan dilakukan setelah terjadi keluhan atau kerusakan. Kayaknya hal ini kurang tepat. Dalam pemakaiannya seharusnya dilakukan perawatan komputer secara berkala baik pada CPU maupun monitor. Sebenarnya ada beberapa hal mendasar yang sering kita lupakan kaitannya dengan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC, yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada komputer.
Pertama dilihat dari sudut Hardware :
  1. Konsentrasi debu yang menempel pada perangkat di dalam CPU maupun Monitor. Khususnya pada komputer (PC) yang ditempatkan di ruang terbuka. Konsentrasi debu tinggi akan menyebabkan koneksi pada soket peripheral terganggu. Selain itu pada saat musim penghujan atau suhu lembab debu akan menyerap uap air dan bersifat seperti konduktor yang dapat menghubung singkat (konsleting). Selain itu juga mengakibatkan lapisan isolator pada PCB terkelupas sehingga menyebabkan korosi pada jalur tembaga. Kalau ini terjadi, maka perawatan komputer akan lebih sulit karena tidak ada cara lagi selain mengganti peripheral.
  2. Pendinginan. Pada beberapa jenis komputer khususnya komputer jadul memiliki suhu prosessor yang cukup tinggi namun memiliki cara pendinginan yang saya rasa masih kurang
  3. Space Harddisk yang tidak proporsional. Harddisk ukuran 80GB tentunya tidak proporsional kalau hanya ada 2 partisi masing-masing 40GB C dan D. Padahal pemakaian System C tidak lebih dari 10 GB.
  4. Pemasangan peripheral yang kurang pas atau kurang kokoh. Biasanya ini sering terjadi pada PC rakitan lokal. Sering cara pemasangan Motherboard atau peripheral lainnya dengan sekrup yang tidak lengkap atau kurang kencang. Ini yang sering terlewatkan dalam cara merawat atau tips perawatan komputer. Hal ini bisa berakibat fatal
  5. Cara pemasangan soket yang kurang nancap, maksudnya kurang mantap atau kurang mak sleeppp… ini juga bisa berakibat fatal.
  6. Kondisi Power Suply. Ini sering lolos perhatian saat kita merawat komputer. Pada pemakaian yang sudah lama, kebanyakan power suply akan mengalami retak-retak pada solderan komponennya.
  7. Kapasitas Daya Power Supply yang kurang memadai
  8. Tidak Menggunakan Stavolt. Banyak orang yang meremehkan penggunaan stavolt maupun pemilihan jenis dan kualitas stavolt
  9. Suhu ruangan. Suhu ruangan ideal untuk PC sekitar 19 derajat Celcius
  10. Listrik yang sering drop/mati atau kurang daya. Hal ini akan menyebabkan komputer mati secara mendadak tanpa proses Shutdown
  11. Kondisi fisik solderan, ini khusus pada Monitor. Kebanyakan kerusakan monitor disebabkan oleh solderan yang retak atau lepas akibat usia dan panas yang ditimbulkan selama pemakaian. Ini juga yang hampir pasti terlewatkan dalam cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC
Kedua dilihat dari sudut Software :
  1. Tidak sesuainya OS, Aplikasi dan volume data dengan spesifikasi Komputer yang digunakan.
  2. Sering menggunakan komputer untuk game-game kelas berat… wah2… kayak tinju saja. Menjalankan game pada PC akan banyak menghasilkan space-space Fragment dan file-file temporary yang memperlambat kinerja komputer
  3. Virus. Adanya virus dapat menyebabkan lambatnya akses pada komputer dan rusaknya system atau data. Bahkan dalam kondisi ekstrim dapat menyebabkan komputer macet/hang. Kalau sudah macet tidak ada cara lain selain menekan tombol Restart pada CPU. Apabila ini sering terjadi otomatis CPU sering mati tanpa proses ShutDown yang berarti akan memperpendek umur komputer khususnya Harddisk. Biasanya virus ditularkan melalui Flashdisk dan Internet bagi PC yang sering terkoneksi Internet. Selain itu tips pemilihan anti virus yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi kinerja komputer.
Dengan mengetahui hal-hal di atas maka untuk mengantisipasinya perlu dilakukan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC secara total sebagai berikut :
  1. Bersihkan debu yang menempel pada motherboard dan peripheral lain di bagian dalam CPU dengan kuas cat ukuran sedang dan kecil untuk sudut dan celah-celah yang sempit. Lakukan juga pada Power Suply dengan cara membuka casing/box power suply terlebih dahulu dan perhatikan solderan-solderannya apakah perlu dilakukan penyolderan ulang.
  2. Gunakan udara bertekanan tinggi (kompressor) supaya peripheral benar-benar bersih dari debu. Atau cukup dengan Hair Dryer (pengering rambut). Tapi ingat atur pada suhu rendah supaya peripheral tidak meleleh.
  3. Lepas dan pasang kembali soket-soket peripheral. Hal ini untuk menjamin koneksi yang sempurna pada konektor-konektor peripheral… cukup sekali saja setiap perawatan PC.
  4. Ingat, Jangan menggunakan cairan Contact Cleaner dalam membersihan soket-soket konektor peripheral karena cara tersebut salah besar. Cairan Contact Cleaner sulit sekali (sangat lama) kering dan justru membuat debu mudah menempel.
  5. Perhatikan cara pemasangan Motherboard dan peripheral lainnya apakah ada skrup yang masih kurang atau kendor. Lengkapi dan kencangkan skrup-skrup tersebut
  6. Sesuaikan OS dan Aplikasi dengan spesifikasi komputer dan jangan menyimpan data terlalu besar pada Harddisk. ini akan memperberat kinerja PC
  7. Buatlah partisi Harddisk yang proporsional. Misal Harddisk 80GB dengan Space Used C tidak lebih dari 5GB akan lebih baik kalau kita buat 3 partisi dengan 10GB untuk C, 35GB untuk D dan 35GB untuk E. Dengan demikin akses untuk System dan loading data akan lebih cepat.
  8. Jangan gunakan PC untuk game-game berat kecuali kalau memang komputer Anda dirancang untuk Game. Kalau memang maniak Game, gunakan saja Playstation.
  9. Gunakan Antivirus yang sesuai dan selalu Update, kalau perlu tiap hari Update… saya paling suka pakai Avira profesional 9.0 yang gratis…. yang penting Update paling tidak tiap 5 hari… Dengan adanya antivirus yang selalu update akan meringankan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC kita.
  10. Gunakan stavolt yang berkualitas. Banyak sekali stavolt murah dan murahan yang hanya bisa mengantisipasi perubahan tegangan PLN yang sempit. Biasanya stavolt seperti ini meski secara fisik ukurannya standar tapi sangat ringan dan tidak meyakinkan. Saya cenderung memilih stavolt dengan Servo Motor karena memiliki stabilisasi yang bagus. Namun ada juga Stavolt sistem Relay yang bagus tapi sekarang kayaknya sangat sulit diperoleh.
  11. Gunakan Pendingin Ruangan untuk PC… atau kalau tidak memungkinkan bisa dikompensasi dengan cara pemasangan Sirip Pendingin dan Coolling Fan Ekstra apabila suhu processor dirasa terlalu tinggi diatas 36 derajat Celcius. Khususnya ini terjadi pada komputer-komputer jadul.
  12. Pada waktu-waktu tertentu lakukanlah Defragment Harddisk untuk menata ulang urutan file-file agar kinerja komputer lebih ringan. Tetapi jangan terlalu sering..!!
  13. Lakukan Instalasi ulang OS dan Aplikasi apabila dirasa perlu. Instalasi ulang  secara menyeluruh sekali dalam 1 thn rasanya tidak berlebihan untuk penyegaran seluruh system… apalagi kalau kita menginginkan upgrade system. (misal dari XP-SP1 ke XP-SP2 atau XP-SP3)
  14. Lakukan penghapusan atau Remove data atau Aplikasi yang sekiranya tidak efektif  (tidak pernah digunakan)…
  15. Sering-seringlah membersihkan Temporary file, Prefetch file, file-file Chokies dan file-file sampah di Recycle Bin.
  16. Selalu lakukan Backup pada data-data yang dirasa penting… Anda bisa mengcopynya pada CD… hal ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terkena serangan virus atau terjadi kerusakan fatal pada Harddisk
  17. Usahakan listrik Anda tidak drop/mati selama komputer bekerja. Kalau perlu naikkan daya listrik rumah Anda atau lebih baik lagi kalau Anda lengkapi dengan UPS sehingga apabila listrik mati mendadak masih ada waktu untuk menyimpan data dan Shutdown komputer
  18. Jangan terlalu lama membiarkan komputer Anda tidak terpakai (tidak pernah dihidupkan sama sekali dalam waktu lama). Paling tidak minimal setiap hari komputer dihidupkan sekitar 1 s/d 2 jam. Hal ini untuk menghangatkan bagian dalam CPU supaya bebas dari kelembaban udara.
  19. Hindarkan komputer Anda dari goncangan, getaran dan hentakan apalagi saat komputer menyala, hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan fatal pada Harddisk
  20. Jangan segan-segan memanggil teknisi komputer untuk melakukan perawatan pada komputer Anda, apabila Anda merasa tidak mampu melakukannya.
Langkah-langkah Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer  atau PC di atas dapat dilakukan secara berkala sesuai kondisi komputer dan lingkungannya. Biasanya komputer yang segera memerlukan perawatan memiliki gejala-gejala seperti akses yang mulai melambat, sering macet/hang, sering scaning Drive C setiap saat komputer dihidupkan, blue screen memory, bobolnya Antivirus, Aplikasi yang sering error atau tidak berjalan sesuai fungsinya, dan hal-hal lain yang mengakibatkan pengguna mulai merasa tidak nyaman dengan kinerja komputernya.
1. Langkah-langkah membersihkan File Prefetch :
Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Prefetch – Select All (Ctrl-A) – Dell
2. Langkah-langkah membersihkan File Temporary :
Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Temp – Select All (Ctrl-A) – Dell
Setelah kedua langkah di atas jangan lupa bersihkan file2 sampah di Recycle Bin dengan cara Klik kanan Recycle Bin – Klik Empty Recycle Bin – Klik Yes
3. Sedangkan untuk membersihkan file-file Chokies Anda dapat menggunakan Software CCleaner
4. Untuk Management Partisi Harddisk Anda dapat gunakan Partition Magic 8.0 Free Download.
File2 Chokies akan muncul setiap kita koneksi ke internet. Semakin kita sering koneksi ke internet… baik itu browsing, download atau upload maka semakin banyak file2 Chokiesnya. Kalau Anda setiap hari koneksi ke internet, bersihkan file2 Chokies paling tidak sekali atau dua kali seminggu.
Tips perawatan komputer di atas kelihatannya sangat ribet dan merepotkan namun apabila kita kerjakan akan berpengaruh besar pada kinerja dan usia pemakaian komputer Anda.
Dengan cara merawat komputer secara total dan berkala diharapkan kinerja komputer kita akan selalu prima dan tahan lama…. wah2… kok kayak iklan obat kuat saja… he he he…
Biarpun PC nya Jadul yang penting kinerjanya Mak Nyosss… eh salah.. Mak Nyusss.......

Minggu, 12 Februari 2012

CEM-MACEM MAINBOARD TAK IYE

MAINBOARD SOCKET 478
BERBAGAI MERK & TYPE


1. Jetway - PM2MP

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for jetway:




2. Asus - P4S533-MX

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for asus:




3. Asus - P4VP-MX

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for asus:




4. IntelDesktop - D845EPI

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for intel:




5. Asus - P4B533-X

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for asus:




6. Asus - P4 5800 MX

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for asus:




7. ASRock - P4VM800

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for asrock:




8. Asus - P4GE-MX

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for asus:




9. MSI - MS-6788

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for asus:




10. GIGABYTE- GA-8ST

Spesifikasi:


Penampakan:
Spoiler for gg:




Quote:

Asus P5LD2-VM
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/151-asus-p5ld2-vm.html
- Intel 945G chipset
- Intel LGA775 Pentium 4 CPU
- Intel® Core™2 Extreme / Core™2 Duo Ready
- Dual-Core CPU Support
- Intel Graphics Media Accelerator 950
- DDR2 667/533
- Intel Gb LAN


Quote:

ECS P4M800PRO-M2
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/153-ecs-p4m800pro-m2.html
Support latest latest Intel Core 2 Duo / Pentium D / Pentium 4 / Celeron D processor
Support 1066MHz FSB
DDR2 533
North Bridge: VIA® P4M800Pro
Integrated S3 UniChrome Pro 2D/3D Graphics
2 x Serial ATA devices

Quote:

Samsung Desktop System i915G
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/152-samsung-desktop-system-i915g.html
Intel LGA 775 FSB 533/800
Intel 915G Chipset
DDR2 533MHz
Onboard VGA, Sound, LAN, Firewire


Quote:

Gigabyte GA-8I865GMK-775
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/155-gigabyte-ga-8i865gmk-775.html
Supports LGA775 Intel® Pentium® 4 processor FSB800 with HT technology
New generation Dual Channel DDR400 architecture
Integrated Serial-ATA interface
Features Intel® Extreme Graphics 2 Engine
Integrated high quality 6-channel AC'97 audio

Quote:

AsRock 775VM800
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/157-asrock-775vm800.html
# Supports LGA775 FSB800/533MHz processor, Intel® EM64T-enabled processors and H-T Technology
# Supports Intel® Dual Core Processors (Exteme Edition / Pentium D)
# Supports DDR400 high performance memory
# AGP8X, 5.1channel Audio, 10/100 PCI Ethernet LAN
# SerialATA 1.5Gb/s - SATA HDD Hotplug support
# Integrated UniChrome Pro 3D Graphics
[/img]

Quote:

Asus P5S800-VM
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/163-asus-p5s800-vm.html
* Intel LGA775 Pentium 4 CPU
* SiS 661FX chipset
* HyperStreaming Architecture
* Ultra-AGPII™ Technology
* Serial ATA
* DDR400

Quote:

Gigabyte GA-8I915P Pro
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/149-gigabyte-ga-8i915p-pro.html
LGA775 Intel® Pentium® 4 processor FSB800 with HT technology
Dual Channel DDR 400
PCI-Express x16 interface
IEEE1394 interfaces
Features the new generation 7.1 channel Intel® High Definition Audio

Quote:

P4M800 Micro 775
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/139-p4m800-micro-775.html
Support FSB 533/800
Support DDR 400
2 x SATA Connectors
Realtek RTL8201CL - 10/100 PHY
On Board Graphic VIA Chrome IGP
Micro ATX Form Factor

Quote:

ECS P4M800-M7
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/78-ecs-p4m800-m7.html
LGA775 socket for Intel Pentium 4/ Celeron D/ Pentium D processor
FSB 800/533 MHz
Support Hyper-Threading Technology
VIA® P4M800 & VT8237R
Integrated S3 UniChrome Pro 2D/3D Graphics


Quote:

AsRock 775i65G
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/81-asrock-775i65g.html
LGA 775 for Intel® Core™ 2 Extreme / Core™ 2 Duo / Pentium® XE / Pentium® D / Pentium® 4 / Celeron® D, supporting Quad Core Kentsfield processors


Quote:

Biostar P4M800-M7 A Ver. 7.0
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/80-biostar-p4m800-m7-a-ver-70.html
Socket LGA 775
Supports Intel Pentium 4/Celeron D Processor
Supports FSB 800MHz
Support Intel Hyper-Threading Technology


Quote:

Biostar P4M800-M7 Ver. 7.1
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/79-biostar-p4m800-m7-ver-71.html
Socket LGA 775
Supports Intel Pentium 4/Celeron D Processor
Supports FSB 800MHz
Support Intel Hyper-Threading Technology


Quote:

AsRock 775V88+
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/160-asrock-775v88.html
* LGA775 for Intel® P4 processor
* VIA® PT880 chipset
* Supports LGA775 FSB800/533MHz processor, Intel® EM64T-enabled processors and H-T Technology
* Supports DDR400 and Dual Channel Technology
* SerialATA 1.5Gb/s, SATA HDD_Hotplug, RAID 0,1,JBOD
* AGP8X, 5.1channel Audio, 10/100 Ethernet LAN

Quote:

ABIT GD-8
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/156-abit-gd-8.html
* Intel 915P Based LGA775 ATX Mainboard
* FSB800, Dual DDR400, PCI Express, SATA150
* Intel Gigabit LAN, 5.1 CH Audio, ATA133

Quote:

Chaintech V915P
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/154-chaintech-v915p.html
# Supports Intel P4/Celeron D (Prescott LGA-775) at FSB 800/533MHz
# Chipset Intel 915P + ICH6, supports Hyper-Threading Technology
# Supports Dual-Channel DDR333/400 non-ECC memory
# Expansion Slots PCI Express x16 port for PCI Express graphics card
# SATA Build-in ICH6 supports 4 Serial ATA devices for the highest data transfer rates (1.5Gbps burst)

Quote:

Biostar I86PE-A7
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/161-biostar-i86pe-a7.html
* Socket LGA 775
* Supports Intel Pentium 4 Processor
* Supports FSB 400MHz/533MHz/800MHz
* Support Intel Hyper-Threading Technology

Quote:

Intel Desktop Board D915GAG
http://www.bios.web.id/intel-lga-775/142-intel-desktop-board-d915gag.html
FSB 800
Intel 915G Chipset
Onboard Graphic Media Accelerator
mATX
LGA 775 Soket
Dual Channel DDR 400


GIGABYTE Motherboard Socket LGA1155 [GA-P61-USB3 (B3)] - Motherboard Intel Socket LGA1155
Disclaimer: Images are as represented by the manufacturer. Manufacturers occasionally make innovations in appearance without prior notice.

GIGABYTE

GIGABYTE Motherboard Socket LGA1155 [GA-P61-USB3 (B3)]

Minggu, 30 Oktober 2011

Mengenal Jumper pada Computer

Definisi & Peranan Jumper Pada Komputer

Quote:
kemarin ada klien yg nanya2 mengenai jumper, dan skrg gw coba kasih sedikit penjelasan mengenai "definisi jumper dan peranannya pada komputer".
siapa tau aja masih ada yg belum paham mengenai definisi & fungsi dari jumper tersebut.

Spoiler for gambar:


Jumper pada komputer adalah connector (penghubung) sirkuit elektrik yang digunakan untuk menghubungkan atau memutus hubungan pada suatu sirkuit. Jumper juga digunakan untuk melakukan setting pada papan elektrik seperti motherboard komputer.

Fungsi Jumper ini dalam komputer digunakan untuk menyetting perlengkapan komputer sesuai dengan keperluan. Beruntunglah kita yang pada saat ini penyettingan lewat Jumper sudah mulai berkurang penggunaannya. Sebab, semua fungsi setting saat ini sudah menggunakan auto setting sehingga memudahkan pengguna atau perakit komputer untuk tidak banyak menggunakan Jumper.

Jumper pada komputer biasanya digunakan pada Motherboard, Harddisk dan Optical Disk, dan pada beberapa VGA Card tertentu. Tetapi karena penggunaannya lebih banyak pada Motherboard dan Harddisk serta Optical Disk, maka saya hanya akan membahas mengenai ketiga hal tersebut.
Quote:
A. Jumper pada Motherboard :

1. Jumper Untuk Clear CMOS
Spoiler for gambar:


Jumper CMOS biasanya terletak di dekat Baterai CMOS. Biasanya terdapat 3 kaki (pin) pada jumper ini. Fungsinya adalah untuk menyimpan dan me-reset CMOS (sebuah IC program pada Motherboard) pada posisi default (Setting Awal/Pabrik).

Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS. Dan bila Jumper kita ubah pada posisi 2 dan 3, maka komputer akan kembali pada posisi default.

Lalu untuk apa posisi default? Tentu saja, bila kita melakukan setting yang salah terhadap CMOS/BIOS maka bila terjadi kesalahan yang mengakibatkan komputer tidak bisa hidup / booting, maka dengan melakukan Clear CMOS komputer akan kembali ke posisi awal sebelum kita melakukan perubahan pada CMOS/BIOS.

Begitu pula Jumper Clear CMOS ini bisa digunakan bila komputer tidak bisa hidup akibat kita lakukan perubahan pada hardware, misalnya processor, tetapi karena CMOS/BIOS anda telah menyimpan setting pada komputer yang lama dan tidak mampu membaca processor yang baru saja anda gantikan maka Jumper ini bisa anda gunakan.

Jumper ini juga digunakan bila anda lupa pada password yang anda buat di BIOS. Dengan melakukan Clear CMOS, maka password yang anda buat akan hilang dengan sendirinya.

Quote:
Originally Posted by TechnoPhreax View 
Post
Oh iya om,coba tambahin keterangan Baterai CMOS di keterangan jumper BIOS om.
NB=bulatan logam perak yg ada digambar atas adalah Baterai CMOS
Untuk memperkuat aja om,soalnya kalo baca orang suka nggak perhatiin.
FD86™|CS|BKK|KTKK#86
2. Jumper Untuk Bus Clock / Bus Speed
Spoiler for gambar:


Jumper ini berfungsi untuk menyeting Bus Clock pada processor. Pada saat ini, hampir bisa dibilang jumper ini jarang digunakan. Fungsi setting yang tadinya diatur oleh jumper sekarang sudah dibuat auto atau bisa disetting lewat BIOS.

Pada gambar disamping ini adalah salah satu contoh dari komputer Pentium I, yang terdiri dari Bus 50, 55, 60, 66 dan 75. Bus ini terdapat pada processor. Disetiap Bus yang kita pilih, ada petunjuk mengenai penggunaan jumpernya.

3. Jumper Untuk Bus Ratio

Seperti halnya jumper Bus Clock / FSB, jumper ini pun bisa dibilang sudah tidak dipergunakan kembali. Jumper ini adalah ratio perkalian dari processor. Misalnya processor Pentium I 133 MHz dengan Bus / FSB 66, maka Rationya adalah 2x. Maka kita melakukan setting sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada keterangan baik di Motherboard maupun buku manual.

4. Jumper Untuk VGA & Manual Jumper Untuk VGA Output
Spoiler for gambar:


Jumper ini biasanya terdapat pada Motherboard yang menyediakan VGA onboard beserta Slot VGA sebagai tambahan. Jumper, biasanya terdiri dari 3 kaki/pin yang digunakan untuk memilih apakah yang digunakan VGA onboard nya atau Slot VGA. Sama seperti jumper bus clock, jumper ini sudah jarang dipergunakan dan diganti dengan auto setting, sehingga tanpa melakukan setting apapun, VGA akan memilih sendiri yang mana yang dipergunakan.

5. Jumper Untuk Audio / SoundCard
Spoiler for gambar:


Jumper Sound, adalah jumper yang dipergunakan untuk mengaktifkan suara. Jumper ini biasanya terdiri dari 10 pin berjejer dengan pin nomor 8 kosong. Bila anda mengaktifkan Audio di depan Casing, maka otomatis, soket Audio di casing telah mengaktifkan jumper Audio ini. Tapi bila tidak, persiapkanlah sebuah jumper untuk menghubungkan pin nomor 5 dan 6, juga pin nomor 9 dan 10, sebab bila tidak suara tidak akan keluar sekalipun driver telah masuk. Dan kejadian ini sering terjadi dimana Audio tidak bisa terdengar dan orang yang tidak mengerti akan kebingungan dan mengira Sound onboard dari Motherboard anda mati (padahal sebenarnya tidak mati, hanya karena belum disetting jumpernya saja).

6. Jumper Untuk USB Power
Spoiler for gambar:


Anda pernah mengalami kejadian USB anda tidak bisa berfungsi? atau berfungsi hanya di Windows? Tapi di DOS tidak berfungsi? (misalnya dengan penggunaan Keyboard USB). Hal tersebut bisa saja terjadi karena mungkin anda tidak mengaktifkan Jumper USB Power.

Jumper ini ada di hampir semua Motherboard yang memiliki USB Socket. Jumper ini terdiri dari 3 kaki/pin. Bila tidak dipasang, maka USB anda tidak akan berfungsi. Bila di pasang pada salah satu kaki, misalnya pin 1 dengan pin 2 atau pin 2 dengan pin 3, maka akan punya pengaruh yang berbeda. Yang satu tidak akan bisa mengaktifkan USB di DOS.

7. Jumper Untuk Memory / RAM

Jumper ini biasanya terdapat pada Motherboard yang memiliki fasilitas 2 jenis Slot memory, misalnya Motherboard yang memiliki slot memory SDRAM dan DDR1, atau DDR1 dengan DDR2, maka untuk memilih salah satu slot diperlukan setting jumper memory.
Quote:
B. Jumper pada Harddisk atau Optical Disc :
Spoiler for gambar:


Jumper pada Harddisk dan Optikal Disk biasanya untuk menentukan status pada harddisk atau optical disk. Status pada harddisk / optical disk maksudnya adalah apakah dia akan menjadi Master (tuan) atau Slave (budak).

Hal ini penting untuk diperhatikan tatkala kita melakukan tandem (penggabungan harddisk dengan harddisk, atau harddisk dengan optical disk pada satu kabel). Bila status sama-sama master, maka keduanya tidak akan terdeteksi oleh Motherboard. Karena itu yang satu harus menjadi Master (tuan) dan yang satu menjadi Slave (budak).

Pada Motherboard tertentu, status Slave (budak) pada harddisk tunggal (tanpa melakukan tandem) tidak akan dapat di deteksi oleh Motherboard.

sumber: kaskus.us

Konsumsi Daya Pada CPU

Panduan ini ditujukan kepada orang awam, kalo ada yg terlewatan adalah semata untuk pertimbangan kesederhaan dan kemudahakan untuk dibaca dan dimengerti dan untuk tujuan fokus pada pembahasan power supply. Panduan ini jauh dari sempurna so please no complaining .

I. "Nilai" dari sebuah Power Supply
ketika kita merencanakan untuk merakit komputer seringkali komponen ini paling sering kita kesampingkan. PSU seringkali direndahkan dan mendapatkan perhatian paling kecil. Banyak juga dari kita seringkali berpikir membeli casing yg sekaligus dibundle dengan PSU, padahal seperti yg kita tau PSU bundle (kebanyakan) adalah PSU yg abal2, meski ada produsen casing yg membundle casing mereka dengan PSU top. Godaan untuk mengabaikan power supply adalah godaan paling manusiawi terhadap para sistem builder dengan berbagai alasan, misal "Kalo memakai PSU dari casing kita kan bisa mengunakan uang untuk VGA yg lebih bagus" atau "Dengan ngirit duit karena pake PSU murah kita kan bisa dapat CPU yg lebih kenceng/baik". Sangat penting jika kita bisa memiliki pemahaman yg benar tentang power supply, sehingga kita bisa menempatkan POWER supply di posisinya. Juga kita perlu mengetahui jargon-jargon yg digunakan oleh pembuat PSU, dan mengerti bagaimana parbik PSU membuat kita berpikir bahwa PSU mereka lebih baik dari kenyataan.

II. Spesifikasi Power Supply
Setiap power supply memiliki label yg melekat di body PSU, informasi yg tertulis di PSU biasanya terdiri dari spesifikasi yg disajikan oleh pembuatnnya.

Apa itu satuan Watt?
Untuk memahami daya power supply (watt) kita perlu menengok sebentar mengenai Tegangan (Volt) dan Arus (Ampere)
* 'Voltase' adalah potensi tenaga diantara dua titik.
* 'Ampere' adalah tingkat aliran elektron.
* Satu watt adalah perkalian antara tegangan (V) dan arus (A)
Oleh karena itu biar mudah singkatannya adalah sbb:
Watt = W
Voltase = V
Ampere = A

Apa itu "RAILS"?
Rail adalah sistem pengantaran tenaga. PSU hari gini biasanya dibagi menjadi +3.3v, +5v, +12v, -5v dan -12v. Meski ada yg negatif, yg perlu kita perhatian cukup yg positif saja, (kecuali anda berminat mendalami tentang power supply)

Dengan melihat rail diatas kita bisa menentukan seberapa besar output sebuah power supply.
Contoh:
* Rail 1 =+3.3v rail*30a = 100w
* Rail 2 =+5v rail *30a = 150w
* Rail 3 =+12v rail*25a = 300w
Grand total dari PSU diatas adalah 550W. Tapi tunggu dulu, angka 550W seringkali diselewengkan oleh pembuat PSU.

Tambahan dari TS:



Multiple Rails PSU
Trend masa kini adalah komponen komputer lebih banyak menyedot tenaga dari rail 12V, karena itu kebanyakan psu skrg ini memecah +12vnya menjadi dua atau tiga bahkan empat rail. Multiple rails membuat komputer lebih stabil dan dingin karena pasokan yg stabil.

III. Standar Power Supply
Yg banyak beredar dan digunakan adalah ATX, 20 pin. ATX EPS12v digunakan untuk server, standar ini dikenali dengan 24 pin konektor dan 8pin +12v tambahan. BTX kepanjangan dari Balanced Technology Extended, lebih ditujukan untuk mengantisipasi panas sehingga orientasi PSU ada dibawah.Bbrp produsen PSU sudah mengklaim bahwa PSU mereka adalah BTX ready.

IV. Istilah-istilah Populer Power Supply


Hold-up Time
Hold up time adalah ukuran seberapa PSU masih sanggup memberikan power ketika input listrik tiba2 terputus. Jika listrik terputus dan dalam waktu yg singkat kembali ON, maka PSU sanggup mengkompensasi hilangnya pasokan listrik, -serasa listrik nggak putus-. Makin lama Hold up time biasanya menandakan kualitas PSU, demikian juga menandakan PSU tersebut mengunakan komponen yg baik.

Voltage Regulation aka Ripple
Beban pada sebuah power supply seringkali tidak konsisten (maen game, idle, dll). Seiring dengan perubahan yg terjadi output tegangan juga bervariasi. Regulasi/Ripple menunjukkan ukuran seberapa banyak perubahan yg terjadi. Kebanyakan PSU jaman sekarang memiliki ripple 5% pada waktu beban datar. Beberapa perusahaan PSU yg top mengklaim ripple 1% which is very-very-very nice.

Over-Voltage Protection
Seperti namanya, fungsinya menjaga saat2 yg tidak dinginkan yaitu voltase naik secara tidak wajar. PSU bisa shutdown secara otomatis demi keselamatan hardware yg dialiri tegangan tersebut.

Power Supply Modular
Terobosan PSu bagi mereka yg suka mod dan kerapihan. tapi modular punya kelemahan yg mendasar, makin banyak kabel yg bisa dicobot, otomatis membuat lebih banyak koneksi dan banyaknya titik2 koneksi kabel memiliki potensi hambatan, hambatan makin besar, makin banyak daya yg terbuang, modular psu adalah wasting energy. Jika memang kebelet banget silahkan dibeli, tapi jika memang anda beli, anda tau apa kelemahannya.


Negative Rails
Untuk apakah rails negatif??? Jaman skrg negatif rail sudah tidak popule dibandingkan dengan positif rails. negatif rails digunakan untuk:
1. ISA cards
2. Serial port or LAN
3. FDD jaman gigit kuda (yup 5.25" FDD)

Apa itu PFC?
PFC = Power Factor Correction. Power Factor adalah ukuran seberapa efisien dalam mengkomsumsi daya listrik. PFC dinilai dari 0 sampai 1. 0 paling tidak efektif, 1 paling efektif, jadi kalo .5 kira-kira lumayan efektif .8 artinya sangat bagus dalam efisiensi.
Ada 2 jenis PFC, pasif dan aktif. PFC pasif mengunakan kapasitor untuk memfilter arus AC dengan tujuan menjaga muatan induksi. PFC Aktif mengunakan rangkaian elektrik untuk mengimbangi muatan induksi.
Konsep yg salah mengenai PFC adalah, PFC sanggup menurunkan tagihan listrik. Hal ini tidak bener kecuali tagihan anda berdasarkan seberapa banyak VA dan PFC, setahu saya di Indo tagihan listrik masih dalam bentuk KW/jam.

Peak Vs Continuous Power
Continous adalah kemampuan PSU untuk memberikan tenaga setiap saat. Peak adalah semburan tenaga untuk periode waktu tertentu saja, misal 30 detik atau 60 detik. mengunakan psu diatas kemampuan CONTINOUSnya dalam periode waktu yg lama akan mengakibatkan kerusakan. Juga seringkali orang menyebut Continous dikenal sebagai PURE PSU.

Adjustable Pots
Seringkali berupa potensio meter yg memungkinkan anda menyesuai akan tegangan tiap rail. Misal jika tegangan +12v turun menjadi 11.4v dan mengakibatkan ketidak stabilan maka kita bisa menyesuaikan. Tidak semua PSU memiliki fitur ini, dan juga adjustable pots adalah fitur bagi hardware freak, kalo anda masih noobie sebaiknya konsultasi dulu, hingga kerusakan yg tidak diharapkan bisa dihindari.
Gambar: PSU dengan Adjustable Potensio Meter
Spoiler for PSU with APM:


V. Panduan membeli PSU?
Silahkan mengunakan PSU kalkulator berikut, jika anda sedang dalam merencanakan sebereapa besar kebutuhan komputer anda.
Zippy Calculator
JSCustom PSU Calculator
OuterExtreme Power Supply Calculator <<< GOOD ONE

PSU mana yg layak beli?
PSU mana yg harus dihindari?
Tambahan untuk PSU yg harus dihindari:
Simbadda (simbokde)
Mentari


VI. Konsumsi dan rail yg terpakai menurut Komponen
Komponen.....................Daya terpakai.......... .Rail yg digunakan
AGP Video Card............30 – 50W.................+3.3V
PCI Card........................5 – 10W..................+5V
10/100 NIC....................4W......................... .+3.3V
SCSI Controller............20W......................... +3.3V and +5V
Floppy Drive.................5W.......................... +5V
CD-ROM......................10 – 25W...................+5V and +12V
DVD-ROM...................10 – 25W...................+5V and +12V
CD-RW.....................10 – 25W.....................+5V and +12V
7200rpm IDE Hard Drive....5 – 20W.............+5V and +12V
10,000rpm SCSI Drive......10 – 40W..............+5V and +12V
Case/CPU Fans.............3W/biji.....................+12V
Motherboard...............25 – 40W...................+3.3V and +5V
RAM.......................8W per 128MB...............+3.3V OR +5v*
Pentium III Processor.....38W......................+5V
Pentium 4 Processor.......70W......................+12V
AMD Athlon Processor......70W..................+12V
Cold Cathod Light.........3.7w
LED Fan (4 LEDs)..........1.6w
VII. Study Kasus PSU ecek2
Sejauh ini mungkin anda berpikir PSU murahan adalah ide yg buruk. Mari kita liat PSU kacangan bestech yg ada di samping saya. Mendapat label "AMD Approved" PSU.
450W
28A +3.3V
30A +5V
15A +12V
rail +12vnya cukup untuk spek minimum, jangan berpikir kalo nambah HDD akan jadi pilihan bijak. PSU ini juga bertenaga untuk nyetrum +3.3v dan +5v, tapi tidak sepenting tegangan +12v pada masa sekarang ini. Yg perlu jadi pertimbangan utama adalah tegangan 12v dan PSU 450W ini hanya memberikan tenaga sebesar 180W pada 12v, jadi silahkan ambil kalkulator apakah PSU ini cukup apa enggak buat sistem anda.

sumber: kaskus.us

Senin, 10 Oktober 2011

Tips memilih VGA CARD

VGA CARD DDR3, DDR2, ataupun yg masih DDR1 atau biasa disebut DDR aja......sbenarnya lebih mengacu pada jenis dan kecepatan VGA itu sendiri......Jadi VGA dgn DDR1,DDR2, DDR3, DDR4, dan DDR5 tetap bisa dipasangkan pada motherboard yg masih DDR1 sekalipun....yg penting jenis slot VGA nya sama dgn slot VGA pada MOTHERBOARD...apakah itu slot AGP atau slot PCIe...

Seperti yg aku sebutkan tadi bahwa jenis DDR lebih mengacu pada kecepatan sebuah VGA akan aku jelaskan ...

-- VGA DDR1/DDR biasanya kecepatannya hanya mencapai 400MHz saja.
-- VGA DDR2 biasanya kecepatannya antara 400 sampai 1000MHz
-- VGA DDR3 kecepatannya kira2 antara 1200 sampai 1800MHz
-- VGA DDR4 kecepatannya antara 1800 sampai 2200MHz
-- Dan VGA DDR5 , yg sekarang cuma bart dipakai oleh VGA dari ATI RADEON HD4870 kecepatannya sangat fantastis mencapai 3600 sampai 4000MHz atau 4GHz.

Jadi semakin cepat sebuah VGA maka akan semakin baik pula dia dalam bekerja......jadi baik itu motherboard yg masih menggunakan memory RAM jenis DDR ataupun yg sudah di atasnya tetap bisa menggunakan VGA dgn jenis DDR manapun...yg jelas ...bila menggunakan VGA yg cepat maka kinerja komputer pun akan cepat pula..

Jenis RAM pada motherboard tidak ada hubungannya dgn jenis RAM pada VGA....yg penting VGA yg akan kita pakai atau yg akan kita beli sama jenis slot VGA nya...apakah AGP atau PCIe..

---TAMBAHAN--

Dalam memilih sebuah VGA kita tentu menginginkan sebuah VGA yg cepat........dalam memilih sbuah VGA...kita jangan terpaku melihat besarnya ram VGA yg biasanya ditulis dalam satuan MB, sperti 128MB, 256MB dan sterusnya...tapi liat lah MEMORY CLOCK atau kecepatan memory nya sperti yg aku jelaskan diatas....dan liat juga BIT pada VGA,..BIT pada VGA bukanlah ktajaman warna sperti yg ada di display properties windows..tpi bit pda VGA adalah lEbar jalur data yg dimiliki oleh VGA....dan dari kdua inilah kita bisa melihat kcepatan sebuah VGA...
CONTOH....aku jelaskan klau bit dan clock memory jauh lbih pnting dari pda bsarnya RAM VGA....misalnya ada 3VGA ..anggap aja clock memory nya sama yaitu misalnya 1800MHz..
- VGA A RAM 1GHz ddr 3 64 bit
- VGA B RAM 512Mb ddr3 128 bit
- VGA C RAM 256 ddr3 256 bit
maka yg tercepat adalah VGA C...meskipun dia punya RAM yg kecil ..tapi dia punya bit yg besar....VGA C 4X lbih cpat dari VGA A...Dan 2X lbih cpat dri VGA B.....
RUMUS nya ( bit dikali clock memory) hasilnya dibagi 8..

SEMOGA MEMBANTU

Senin, 26 September 2011

Mengenal Perangkat Keras Computer ( Hardware )

Pada kali ini saya coba menjelaskan tentang fungsi beberapa perangkat keras dan komponen-komponen yang umum kita gunakan:
Keyboard : sebagai tempat memasukkan (mengetik) data, bisa juga untuk memberikan perintah.
Mouse : sebagai alat penunjuk/menggerakkan penunjuk di layar dan untuk memberikan perintah.
Scanner : sebagai alat untuk memasukkan data berupa gambar/foto.
Monitor : disebut juga layar komputer, berfungsi untuk menampilkan informasi yang dapat dilihat.
Printer : digunakan untuk mencetak data/informasi pada kertas.
Speaker : berfungsi mengeluarkan informasi berupa suara.
Processor : sebagai pusat pengolah data dan pengendali kerja perangkat lainnya.
Mainboard : sebagai kerangka mesin komputer tempat processor dan komponen-komponen lainnya dipasang.
Diskette Drive : disebut juga floppy drive, yaitu tempat memasukkan floppy disk (disket). Berfungsi membaca dan me- nulis data pada disket.
CD Drive : tempat memasukkan CD, berfungsi membaca dan / atau menulis data pada CD/VCD.
Harddisk : adalah tempat penyimpanan data. Harddisk berada di dalam casing (badan) komputer dan jarang di- pindah-pindahkan (disebut juga fixed disk). Umum- nya semua program dan data disimpan dalam hard- disk.
Memory (RAM) : adalah tempat penyimpanan data sementara. RAM singkatan dari Random Access Memory, yaitu memory yang bisa diakses secara acak oleh pro- cessor.
VGA Card : adalah komponen yang berfungsi menampilkan gambar/ tampilan pada monitor. VGA singkatan dari Video Graphics Array.
Sound Card : adalah komponen yang berfungsi mengolah data menjadi suara yang akan ditampilkan pada speaker.
LAN Card : adalah komponen yang akan menghubungkan komputer dengan komputer lainnya. LAN Card tidak selalu ada pada komputer, dan dipasang jika di- perlukan saja. LAN singkatan dari Local Area Network.
Modem : adalah komponen yang diperlukan jika kita ingin koneksi ke internet, atau untuk mengirim data melalui jaringan telepon. Modem tidak selalu ada pada komputer, dan dipasang jika diperlukan saja.
Stabilizer : berfungsi menstabilkan arus listrik sehingga arus yang masuk ke dalam power supply komputer tidak terlalu naik-turun yang bisa menyebabkan kerusak- an peralatan elektronik dan data.
UPS : berfungsi untuk mencegah komputer mati ketika terjadi pemadaman arus listrik mendadak. Pada waktu listrik padam, UPS otomatis menyediakan daya listrik untuk komputer dalam waktu tertentu. UPS singkatan dari Uninteruptable Power Supply.
Port-Port Komputer
Selain komponen-komponen, perlu juga diketahui bahwa pada bagian belakang komputer (umumnya) tersedia port-port di mana kita me- masang atau menyambungkan kabel peralatan lainnya.
• Port-port yang umum tersedia adalah:
• Port untuk memasang keyboard dan mouse (dari mainboard),
• Port untuk memasang kabel monitor (dari VGA Card),
• Port paralel (LPT), biasanya untuk memasang kabel printer,
• Port serial (COM), biasanya untuk memasang perangkat komunikasi,
• Port modem, tempat memasang kabel telepon,
• Port LAN, tempat memasang kabel jaringan,
• Port USB, jenis port terbaru yang bisa digunakan untuk bermacam- macam keperluan, seperti untuk kabel printer, kabel kamera digital, dan lain-lain,
• Jack (colokan) untuk speaker, microphone, dan sebagainya

Mengenal I/O Parallel Port ( LPT ) dan Serial Port ( COM )

Port I/O adalah singkatan dari Port Input/Output. Port-port ini berfungsi sebagai jalur masukan perintah untuk komputer dan jalur keluaran hasil perintah dari komputer. Jalur jalur ini biasanya merupakan jalur komunikasi dua arah (bi-directional) seperti COM dan LPT.
Port I/O Komputer terdiri dari :
1. Parallel Port (LPT)
Parallel port adalah port komunikasi dari komputer yang datanya dikirim dengan sistem parallel, artinya data 8 bit dikirim langsung bersama-sama dari bit 0 sampai bit 7. Parallel port juga dikenal dengan Printer Port atau Centronics Port. Parallel Port menggunakan koneksi jenis DB-25 Female. LPT sendiri diambil dari singkatan kata Line Printer.
Parallel Port
Parallel Port
Parallel Port pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970 oleh Robert Howard and Prentice Robinson dari Centronics. Interfacing port dari Centronics ini kemudian dengan cepat menjadi standar industri. Parallel Port diimplementasikan pada komputer IBM pertama kali pada tahun 1981.
Parallel port dua arah mulai di pakai IBM pada tahun 1987, kemudian Hewlet Packard (HP) juga memperkenalkan versi dua arah yang dikenal sebagai Bitronics, yang dipakai pada LaserJet 4 di tahun 1992. Antarmuka Bitronics dan antarmuka Centronics kemudian digantikan oleh standar IEEE 1284 pada tahun 1994.
Pengalamatan Port Parallel
PORT NAME Interrupt Starting I/O Ending I/O
LPT1 IRQ 7 0x3bc 0x3bf
LPT2 IRQ 7 0x378 0x37f
LPT3 IRQ 5 0x278 0x27f
Keterangan pin Port Parallel
Pin No (DB25) Pin No (36 pin) Signal name Direction Register – bit Inverted
1 1 *Strobe In/Out Control-0 Yes
2 2 Data0 Out Data-0 No
3 3 Data1 Out Data-1 No
4 4 Data2 Out Data-2 No
5 5 Data3 Out Data-3 No
6 6 Data4 Out Data-4 No
7 7 Data5 Out Data-5 No
8 8 Data6 Out Data-6 No
9 9 Data7 Out Data-7 No
10 10 Ack In Status-6 No
11 11 *Busy In Status-7 Yes
12 12 Paper-Out In Status-5 No
13 13 Select In Status-4 No
14 14 *Linefeed In/Out Control-1 Yes
15 32 Error In Status-3 No
16 31 Reset In/Out Control-2 No
17 36 *Select-Printer In/Out Control-3 Yes
18-25 19-30,33,17,16 Ground - - -
sumber:wikipedia
2. Serial Port (COM)
Serial port adalah port komunikasi dari komputer yang datanya dikirim dengan sistem serial, artinya data 8 bit dikirim bergantian dari bit 0 sampai bit 7. Dulu Serial Port menggunakan koneksi jenis DB-25 dan DB-9 Male, namun kini kebanyakan Serial Port menggunakan koneksi DB-9.
Serial Port
Serial Port
Serial Port menggunakan model transfer data serial dengan format UART (Universal Asyncronous Receiver Transmitter) yang artinya antara kedua sisi tidak ada clock sinkronisasi. Pada koneksi UART dikenal dengan 2 pin yang disebut Tx dan Rx. Tx adalah pin yang berfungsi sebagai pengirim data dan Rx adalah pin yang berfungsi sebagai penerima data.
Keterangan pin port Serial
Signal Origin DB-25 DB-9
Name General Purpose Pin DTE DCE
Data Terminal Ready OOB control signal: Tells DCE that DTE is ready to be connected. DTR
20 4
Data Carrier Detect OOB control signal: Tells DTE that DCE is connected to telephone line. DCD
8 1
Data Set Ready OOB control signal: Tells DTE that DCE is ready to receive commands or data. DSR
6 6
Ring Indicator OOB control signal: Tells DTE that DCE has detected a ring signal on the telephone line. RI
22 9
Request To Send OOB control signal: Tells DCE to prepare to accept data from DTE. RTS
4 7
Clear To Send OOB control signal: Acknowledges RTS and allows DTE to transmit. CTS
5 8
Transmitted Data Data signal : Carries data from DTE to DCE. TxD
2 3
Received Data Data signal: Carries data from DCE to DTE. RxD
3 2
Common Ground
GND common 7 5
Protective Ground
PG common 1 -
sumber:wikipedia

Jumlah Pengunjung

Website counter

Your Position

 
IPANK SAMUDRA © 2011 Templates | uzanc