Tampilkan postingan dengan label HACKING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HACKING. Tampilkan semua postingan
Selasa, 08 Mei 2012
Cara Melihat Nomer Handphone Kita Sendiri
Cara ini cuma buat orang yg pikun or males mikirin berapa sih nomer hapenya sendiri, jiahhh kamprett bener dah...nomer hape sendiri bisa sampai lupa, hahahaaa....
Atau kita iseng2 nemu hape di jalan, dengan cara ini bisa kita lihat berapa nomer kita tanpa melakukan panggilan ke hape lain. Cekibrooottt....
untuk setiap operator caranya adalah :
Kartu Axis
Ketik : *2# kemudian tekan tombol Call
Kartu Simpati
*808# dial
Kartu XL
Ketik : *123*6*4*1*1# kemudian tekan tombol Call
Kartu Indosat ( Im3 dan Mentari )
Ketik : *777*8# kemudian tekan tombol Call
Kartu Three
Ketik : *998# kemudian tekan tombol Call
Kartu Smart
Ketik : *551# kemudian tekan tombol Call
Kartu Fren
Untuk fren caranya adalah dengan cara mengirimkan sms, formatnya ketik : STATUS dan kirim ke 551, dan akan ada balasan " Anda berada dalam layanan selular dengan nomor aktif 0888xxx".
gampang banget kan ??? Semoga bermanfa'at :D
sumber: nexusgo
Minggu, 23 Oktober 2011
Defacement Web
Kebetulan dari salah satu forum undergound aku nemu deskripsi singkat dari salah satu hacker keren kita yg jelasin bagaimana cara melakukan defacement terhadap satu website. Nah disini yang bersangkutan jelasin pake teknik SQL Injection.
Nah bahasa gaulnya doi kayak gini:
(Om Defacer keren, aku pinjem deksripsi kamu yaa)
Tahapan Defacement SQL İnjection Technique:
Lo udah masuk di dalam.. nah mw ngapain?? Deface?? ya udah d situ ad tempat penulisan berita.. lw ganti aj berita palsu itu udah d namain deface.
Gak seru ya?? mau yang lebih?? mau ganti tampilan seluruh Web??
Aksi Defacement
Nah sekarang perhatikan, dari deskripsi diatas kawan2 pasti melihat bahwa aksi defacement adalah blackhacking yang merusak (cracking) merubah laman suatu website setelah dapet akses admint. Hal tersebut dapat ditangkap, selain gambaran step-step dari teknik injection yang dipaparkan si TS termasuk cara doi mengumpamakan kegiatan defacement sama seperti kegiatan pembobolan rumah orang yang sifatnya sudah pasti kriminalitas.
Padahal.. coba perhatikan paragraph dibawah ini.
Disatu sisi ada pendapat yang sampai ke aku dari seorang pakar yang berpengalaman, bahwa defacement bisa jadi adalah salah satu cara yang paling gentle untuk menunjukkan kalau kalian pernah mengakses satu system. Dari situ si sysadmin mengetahui bahwa ada bug di systemnya, kalau hanya sebatas kena crack dia bisa berkilah bahwa yang terjadi adalah system fault karena malu mengakui bahwa systemnya terkena hack. Sebaliknya si Defacer muncul sebagai ‘target’ yang mungkin akan balik dikejar2 korban nya dengan mempelajari log untuk mengetahui teknik sang defacer, si defacer dituntut untuk semakin inovativ dalam teknik hacking berikutnya dan mampu menutup jejaknya agar tidak terdeteksi korban. Dari ungkapan ini, tidak akan terlihat seolah defacement adalah kriminalitas bukan? Melainkan bagaimana kegiatan defacement menjadi suatu metode untuk menciptakan inovasi dalam hacking computer.
Persoalan lain hari ini, defacement sering diidentikkan dengan pencapaian seorang newbie (script kiddies), dan katanya kalau sudah elite gak lagi demen ngedeface. Sementara itu, tidak sedikit juga dari para hacker berpengalaman dengan skill luarbiasa yang masih melakukan aksi defacement dengan menampilkan teknik-teknik berbeda tentunya yang kemudian membuat terkagum-kagum para newbie, hingga mereka selalu tertarik untuk melakukan defacement.
‘Refleksi untuk Para Defacer’ atau cerita ku ‘Casper_SPY dan Garuda Defacer’ aku sering mengidentikan defacement sebagai cara para hacktivists untuk menyampaikan aspirasi bukan sebatas showoff dengan pesan ‘hackedbyme’.
Hacking Computer
Sekarang kita mengambil satu kasus lain yaitu banyaknya buku-buku beredar di pasaran yang mendeskripsikan hacking sebagai kegiatan mengakses sistem orang lain tanpa diketahui pemiliknya. Padahal motif dari hacking itu sendiri adalah untuk mengetahui kelemahan suatu sistem, nah gimana caranya kita tahu bahwa satu sistem tidak secure kalau tidak dengan ‘testing’.
Jadi ternyata permasalahannya adalah bukan pada hasil dari suatu aksi melainkan pada motif dari aksi itu sendiri. Kenapa kalian sampai mengakses system orang lain? Lalu sampai melakukan defacement?
Lalu jangan lupa ketika kalian membuat suatu tutorial hacking apakah itu defacement dengan menampilkan POC nya, kalian bertanggungjawab atas seberapa dalam si penikmat tutorial memahami bahwa aksi kalian adalah suatu aksi untuk menciptakan suatu inovasi dalam hacking computer.
Aku juga ingin mengingatkan kepada para penulis tutor atau para penulis buku tentang hacking stuffs, bahwa kalian sesungguhnya terbebani secara moral dalam mencerdaskan anak bangsa dari informasi yang kalian sampaikan untuk proses belajar mereka. Jangan sebatas mengatakan bahwa “segala bentuk penyimpangan bukan tanggungjawab penulis,” kenapa tidak diganti dengan mengingatkan kepada pembaca bahwa “esensi berbagi informasi adalah menebar Ilmu dan manfaatkanlah ilmu-ilmu tersebut untuk kebaikan”…
Semoga kalian dapat menangkap makna tulisan ini, kembalikan lah ‘image hacker’ dan makna ‘hacking computer’ kepada yang seharusnya…
Bahwa HACKER adalah para INOVATOR dalam aksi-aksi mereka!!!!
Nah bahasa gaulnya doi kayak gini:
(Om Defacer keren, aku pinjem deksripsi kamu yaa)
Tahapan Defacement SQL İnjection Technique:
- Lw cari jendela gudang tu rumah… [SQLI Vulnerability]
- Masuk kedalam cari kunci pintunya.. [SQL Injection / Blind SQL Injection]
- Cari Dos penyimpanan kunci rumah [Admin tables / user tables]
- Nah dapat kuncinya, cek dulu, kuncinya ad nomornya enggak.. [ Hash / Plaintext ]. Lw dapat kunci yang ga ad nomornya.. maka tentukan panjang kuncinya [ Panjang Hash 32 = MD5 / Panjang Hash 128 = SHA1 etc]
- MD5 yah?? nah kita pergi ke tukang kunci d tokonya (web) [Hash Cracker]
- Si tukang kunci udah temuin nomornya… [Hash Cracked]
- Kembali kerumah korban [Target]
- Cari pintu masuk ke pusat kontrol rumah tersebut [Admin Page]
- Nah di pintu itu ad lubang kunci dan tempat input nomor [Username / Password]
- Masukin nah cocok… [ web owned ]
Lo udah masuk di dalam.. nah mw ngapain?? Deface?? ya udah d situ ad tempat penulisan berita.. lw ganti aj berita palsu itu udah d namain deface.
Gak seru ya?? mau yang lebih?? mau ganti tampilan seluruh Web??
- Nah lw cari garasi rumah tersebut… [tempat Upload file]
- Lw telpon teman lw suru bawain perlengkapan Bongkar Rumah [WebShell]
- Dan jangan lupa sekotak kaleng cat dan pilox buat defaced [ POC a.k.a HTML bikinan low buat deface.. ]
- Teman lw dah datang… bawa truk FUSO *whatever
- Nah lo kembali lewat pintu depan rumah [Kunjungi Web]
- Tapi alamat [url] web di tambahin alamat tempat teman lw naruh perlengkapan bongkar rumah
- Oke lw dah masuk webshell loe.. dari perlengkapan itu lo ambil Pilox lw dan taruh d ruang utama rumah [webroot].. [upload] [index.php/default.aspx/index.html]
- Ganti cat ruangan utama [index.php] dengan POC loe …
Aksi Defacement
Nah sekarang perhatikan, dari deskripsi diatas kawan2 pasti melihat bahwa aksi defacement adalah blackhacking yang merusak (cracking) merubah laman suatu website setelah dapet akses admint. Hal tersebut dapat ditangkap, selain gambaran step-step dari teknik injection yang dipaparkan si TS termasuk cara doi mengumpamakan kegiatan defacement sama seperti kegiatan pembobolan rumah orang yang sifatnya sudah pasti kriminalitas.
Padahal.. coba perhatikan paragraph dibawah ini.
Disatu sisi ada pendapat yang sampai ke aku dari seorang pakar yang berpengalaman, bahwa defacement bisa jadi adalah salah satu cara yang paling gentle untuk menunjukkan kalau kalian pernah mengakses satu system. Dari situ si sysadmin mengetahui bahwa ada bug di systemnya, kalau hanya sebatas kena crack dia bisa berkilah bahwa yang terjadi adalah system fault karena malu mengakui bahwa systemnya terkena hack. Sebaliknya si Defacer muncul sebagai ‘target’ yang mungkin akan balik dikejar2 korban nya dengan mempelajari log untuk mengetahui teknik sang defacer, si defacer dituntut untuk semakin inovativ dalam teknik hacking berikutnya dan mampu menutup jejaknya agar tidak terdeteksi korban. Dari ungkapan ini, tidak akan terlihat seolah defacement adalah kriminalitas bukan? Melainkan bagaimana kegiatan defacement menjadi suatu metode untuk menciptakan inovasi dalam hacking computer.
Persoalan lain hari ini, defacement sering diidentikkan dengan pencapaian seorang newbie (script kiddies), dan katanya kalau sudah elite gak lagi demen ngedeface. Sementara itu, tidak sedikit juga dari para hacker berpengalaman dengan skill luarbiasa yang masih melakukan aksi defacement dengan menampilkan teknik-teknik berbeda tentunya yang kemudian membuat terkagum-kagum para newbie, hingga mereka selalu tertarik untuk melakukan defacement.
‘Refleksi untuk Para Defacer’ atau cerita ku ‘Casper_SPY dan Garuda Defacer’ aku sering mengidentikan defacement sebagai cara para hacktivists untuk menyampaikan aspirasi bukan sebatas showoff dengan pesan ‘hackedbyme’.
Hacking Computer
Sekarang kita mengambil satu kasus lain yaitu banyaknya buku-buku beredar di pasaran yang mendeskripsikan hacking sebagai kegiatan mengakses sistem orang lain tanpa diketahui pemiliknya. Padahal motif dari hacking itu sendiri adalah untuk mengetahui kelemahan suatu sistem, nah gimana caranya kita tahu bahwa satu sistem tidak secure kalau tidak dengan ‘testing’.
Jadi ternyata permasalahannya adalah bukan pada hasil dari suatu aksi melainkan pada motif dari aksi itu sendiri. Kenapa kalian sampai mengakses system orang lain? Lalu sampai melakukan defacement?
Lalu jangan lupa ketika kalian membuat suatu tutorial hacking apakah itu defacement dengan menampilkan POC nya, kalian bertanggungjawab atas seberapa dalam si penikmat tutorial memahami bahwa aksi kalian adalah suatu aksi untuk menciptakan suatu inovasi dalam hacking computer.
Aku juga ingin mengingatkan kepada para penulis tutor atau para penulis buku tentang hacking stuffs, bahwa kalian sesungguhnya terbebani secara moral dalam mencerdaskan anak bangsa dari informasi yang kalian sampaikan untuk proses belajar mereka. Jangan sebatas mengatakan bahwa “segala bentuk penyimpangan bukan tanggungjawab penulis,” kenapa tidak diganti dengan mengingatkan kepada pembaca bahwa “esensi berbagi informasi adalah menebar Ilmu dan manfaatkanlah ilmu-ilmu tersebut untuk kebaikan”…
Semoga kalian dapat menangkap makna tulisan ini, kembalikan lah ‘image hacker’ dan makna ‘hacking computer’ kepada yang seharusnya…
Bahwa HACKER adalah para INOVATOR dalam aksi-aksi mereka!!!!
Minggu, 24 April 2011
MAN IN THE MIDDLE
Sudah banyak artikel yang membahas teknik serangan man in the middle (mitm), namun belum pernah saya menjelaskan secara detil tentang apa itu mitm attack. Mitm attack merupakan jenis serangan yang sangat berbahaya dan bisa terjadi di mana saja, baik di website, telepon seluler, maupun di peralatan komunikasi tradisional seperti surat menyurat. Oleh karena itu saya pikir perlu ada satu artikel khusus yang membahas tentang mitm attack terlepas dari apapun dan dimanapun implementasi teknisnya.
Bukan Sekedar SniffingMungkin banyak yang mengira tujuan dari serangan mitm adalah untuk menyadap komunikasi data rahasia, seperti yang sniffing. Sniffing bisa disebut sebagai passive attack karena pada sniffing attacker tidak melakukan tindakan apa-apa selain memantau data yang lewat. Memang benar dengan serangan mitm, seorang attacker bisa mengetahui apa yang dibicarakan oleh dua pihak yang berkomunikasi. Namun sebenarnya kekuatan terbesar dari mitm bukan pada kemampuan sniffingnya, namun pada kemampuan mencegat dan mengubah komunikasi sehingga mitm attack bisa disebut sebagai jenis serangan aktif.
Gambar di bawah ini adalah skenario yang bisa dilakukan attacker dengan serangan mitm.Pada gambar tersebut terlihat ada 4 macam serangan yang bisa dilakukan dengan MITM. Berikut adalah penjelasan dari jenis serangan tersebut dalam skenario seperti gambar di atas.
- Sniffing: Charlie mengetahui semua pembicaraan antara Alice dan Bob.
- Intercepting: Charlie mencegat pesan dari Alice ketika Alice ingin menutup percakapan dengan “Bob I’m going to sleep, Bye!”. Dengan begini Bob mengira Alice masih berkomunikasi dengannya.
- Tampering: Charlie mengubah jawaban Bob kepada Alice dari account Paypal bob menjadi charlie.
- Fabricating: Charlie menanyakan nomor social security number kepada Bob, padahal pertanyaan ini tidak pernah diajukan oleh Alice.
Dengan cara mitm ini bisa dibayangkan betapa besar potensi kerusakan yang bisa dilakukan Charlie kepada Alice dan Bob.
Proses Terjadinya Serangan Man-in-The-Middle Dalam serangan mitm, seorang attacker akan berada di tengah-tengah komunikasi antara dua pihak. Seluruh pembicaraan yang terjadi di antara mereka harus melalui attacker dulu di tengah. Attacker dengan leluasa melakukan penyadapan, pencegatan, pengubahan bahkan memalsukan komunikasi seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya.
Sekarang mari kita lihat proses terjadinya MITM dalam contoh kasus Alice berkomunikasi dengan Bob. Charlie sebagai attacker akan berusaha berada di tengah antara Alice dan Bob. Agar Charlie berhasil menjadi orang ditengah, maka Charlie harus:
- menyamar sebagai Bob dihadapan Alice
- menyamar sebagai Alice dihadapan Bob
Dalam mitm, Alice mengira sedang berbicara dengan Bob, padahal dia sedang berbicara dengan Charlie. Begitu juga Bob, dia mengira sedang berbicara dengan Alice, padahal sebenarnya dia sedang berbicara dengan Alice. Jadi agar bisa menjadi orang di tengah Charlie harus bisa menyamar di dua sisi, tidak bisa hanya di satu sisi saja.
Kenapa Alice dan Bob bisa terjebak dan tertipu oleh Charlie? Itu karena Alice dan Bob tidak melakukan otentikasi dulu sebelum berkomunikasi. Otentikasi akan menjamin Alice berbicara dengan Bob yang asli, bukan Bob palsu yang diperankan oleh Charlie. Begitu juga dengan otentikasi, Bob akan berbicara dengan Alice yang asli, bukan Alice palsu yang diperankan oleh Charlie.
Pentingnya Otentikasi: Who Are You Speaking With?Otentikasi adalah proses untuk membuktikan identitas suatu subjek, bisa orang atau mesin. Proses membuktikan identitas seeorang ada banyak cara, namun semuanya bisa dikelompokkan dalam 3 kategori:
- What you know: PIN, password, pasangan kunci publik-privat
- What you have: smart card, kunci, USB dongle
- What you are: fingerprint, retina
Secara singkat otentikasi menjawab pertanyaan “Who are you speaking with?”. Pertanyaan itu sangat penting diketahui sebelum dua pihak berkomunikasi. Bila dua pihak berkomunikasi tanpa sebelumnya melakukan otentikasi, maka keduanya bisa terjebak berbicara dengan orang yang salah, yaitu orang yang menyamar menjadi lawan bicaranya. Bila sampai ini terjadi maka akibatnya bisa sangat fatal, salah satunya adalah terjadinya mitm attack.
Bila dua orang yang sudah saling mengenal berbicara dengan tatap muka langsung, maka tidak mungkin keduanya terjebak dan tertipu berbicara dengan orang yang salah. Otentikasi menjadi sangat penting bila kedua pihak berbicara melalui media komunikasi jarak jauh seperti telpon atau internet. Dalam komunikasi jarak jauh, kita hanya bisa mendengar suara lawan bicara kita, jadi sangat besar kemungkinan kita berbicara dengan orang yang salah.
Jadi cara untuk mencegah serangan MITM adalah dengan melakukan otentikasi sebelum berkomunikasi. Bahkan walaupun otentikasi dilakukan oleh salah satu pihak saja, itu sudah cukup untuk mencegah mitm. Mari kita lihat kembali contoh Alice, Bob dan Charlie, bila otentikasi hanya dilakukan oleh Bob, sedangkan Alice tidak. Karena tidak adanya otentikasi Alice, maka Charlie bisa menyamar sebagai Alice di hadapan Bob, namun Charlie tidak bisa menyamar sebagai Bob di hadapan Alice. Kenapa Charlie tidak bisa menyamar menjadi Bob? Sebab Alice akan menguji keaslian Bob dengan otentikasi, sehingga penyamaran Charlie sebagai Bob palsu akan terbongkar dan Alice tidak akan mau melanjutkan komunikasi.
Rabu, 23 Februari 2011
HACKER MODE :ON
OBSESIKAH? PARANOIDKAH?
1. Saat ujian mata pelajaran sejarah,
Anda berpikir bagaimana caranya mendapatkan "acces root" di lembar jawaban teman
Anda yang kutu buku sejarah dan "mengcopy-pastekan" data-datanya ke directory
lembar jawaban Anda.
huehuehue..
2. Saat
Anda melihat wajah Anda di cermin, Anda berpikir untuk mencari "shortcut Adobe
Photoshop" di "dekstop" cermin Anda.
3. Saat ingin meminjam
motor keren teman Anda untuk kencan dengan pacar baru Anda, Anda melakukan
teknik "Social Enginering" pada nya bahwa motor anda saat ini sedang di bengkel,
sedangkan Anda harus membeli obat untuk Adik Anda yang sedang sakit keras.
huehueuhe...
4. Ketika Anda
berbicara mengenai komputer, Anda merasa ada getaran-getaran elektrik yang
memicu adrenalin anda menjadi meningkat. Ini biasanya didefinisikan dalam bahasa
ilmiah sebagai gejala "jatuh cinta". Mungkinkah Anda telah jatuh cinta dengan
Komputer???
5. Setelah Anda
mengetahui makna istilah Homo (ketertarikan antara lelaki dengan lelaki) dan
lesbi (ketertarikan antara perempuan dan perempuan), Anda akan mencoba mencari
istilah yang pas dalam Kamus Bahasa Indonesia yang mengartikan tentang
ketertarikan antara manusia dan komputer, serta antara Hacker dengan Hacker.
6. Pada saat komputer Anda telah
shutdown, Anda merasa Komputer milik Anda telah aman dari serangan para lamer.
Anda juga membisikan pada komputer Anda "Selamat tidur, kita 'pasti' bertemu
lagi" ketika Anda akan pergi berlibur keluar kota bersama keluarga Anda.
7. Saat Anda sekeluarga
bersenang-senang di tempat liburan, Anda menyempatkan diri untuk mencari warnet
terdekat dan menjalankan software remote ke komputer Anda di rumah, hanya
sekedar untuk meyakinkan Anda bahwa tidak ada lamer yang masuk rumah Anda dan
mencoba mengcrack komputer Anda.
8. Pada saat Anda disidangkan karena
mencuri ayam tetangga, Anda akan membela diri dengan membacakan Pasal-pasal
Manifesto Hacker
("...Kalian membuat bom, kalian berperang, kalian membunuh,
mencurang, dan berbohong kepada kami sambil berusaha meyakinkan
kami bahwa
ini adalah untuk kebaikan semua, namun kamilah yang jahat.
Ya, aku
adalah seorang kriminal.
"Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku.
Kejahatanku adalah menilai seseorang dari perkataan dan perbuatannya, bukan dari
penampilannya. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang
tak akan kalian maafkan. "
Aku adalah seorang hacker, dan ini adalah
manifestoku.
Kalian bisa saja menghentikanku, namun kalian tak mungkin
menghentikan kami semua ...")
Anda juga akan membuat pernyataan
pembelaan diri di depan sidang "Saya bukan Lamer atau Wanna-be Hacker!, karena
saya adalah Hacker semenjak sperma dan ovum menyatu dan 'DILAHIRKAN untuk
MENJADI Elite (31337)'" Namun Sang Hakim tetap memenjarakan Anda karena dia
tahu kalau Anda bukanlah seorang Hacker tapi seorang Lamer yang kerjanya
hanya merusak dan mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri.Apalagi sampai
mencuri ayam tetangga!!!
9.
Setelah Anda membaca komik "Detective Conan", sempat terlintas di benak Anda
untuk melakukan sebuah "Kejahatan Sempurna" dengan "membunuh" komputer-komputer
pemerintah, karena Anda berhipotesis bahwa kebijakan-kebijakan pemerintah tidak
sesuai dengan kehendak Anda, dan para birokrat pemerintahan telah "memenjarakan"
bakat Anda dan teman-teman hacker Anda di bidang IT. Tapi hal itu tidak Anda
lakukan karena Anda bukanlah orang jahat.
10. Anda mengirimkan sms cinta ke pacar anda
dengan isi:
$Setia = "Kamu Selalu
setia dan sayang padaku";
$bosan = "Kamu sudah bosan dan tak sayang lagi
padaku";
If ($setia and !$bosan) {
print ("Aku akan menjagamu dan
menyayangi dirimu sepanjang hidupku");}
?>
----> Anda
bertanya "mengapa penulis tidak melengkapi script di atas dengan operator else
?"
====> Ya iyalah!!! mana ada cewek yang bisa bosan dan tidak mencintai
orang ganteng dan rajin menabung kaya si penulis
ini?? Jawaban si cewek
pasti bernilai "BENAR" dalam memenuhi kondisi "if". wekwekewkwek
11. Pada saat virus flu
burung mulai menginfeksi masyarakat Indonesia maupun dunia karena banyak yang
belum meng-update Anti-virus mereka dengan baik, Anda akan menganalisa bagaimana
virus tersebut sampai bisa menembus sistem keamanan tubuh manusia. Ternyata
virus flu burung itu melakukan "ping attacking" melalui pernafasan manusia dan
"meng-hack root" manusia melalui "port" hidung dan mulut sehingga tubuh akan
kehabisan "resource" dan kemudian "hang". Untuk itu akan "mengupdate anti-virus"
anda dan men-setting Firewall anda untuk melakukan filterisasi di "port" hidung
dan mulut Anda dengan menggunakan MASKER.
12. Ketika Presiden George W. Bush bertandang
ke Indonesia, Anda tidak ikut-ikutan berunjuk rasa dengan para demonstran atau
para "PC Zombie" yang kebanyakan di jalankan oleh para "Politic's Black Hat".
Anda berpikir kalau hal ini terjadi karena masyarakat Indonesia masih kurang
baik dalam membentengi pikiran dan hati mereka dengan "Anti-virus dan
Anti-Spyware" sehingga kurang lebih 90% masyarakat Indonesia telah terinfeksi
oleh "virus, trojan, spyware, dsb". (Saya menyarankan Anda untuk mendownload
freeware Anti-Virus dan Anti-Spyware yang bernama "Iman" di situs:
"http://WWW.HanyaTuhanYangBerkuasaMenghakimi.Yang/Jahat/dan/Yang/Baik".
13. Anda yang seorang hacker
sejati dan sudah mengupdate emosi dan pemikiran Anda serta telah memakai
kacamata tebal "Scanning tool" akan mulai menscan inti permasalahan dan "syntax
error"nya, lalu mencoba menemukan "bugs"nya kemudian melakukan patching. Dan
Anda akan berpendapat bahwa tidak ada yang diuntungkan oleh "syntax error" ini.
Di pihak Bush ataupun Amerika, merasakan kepedihan yang sangat besar ketika
ribuan orang amerika tewas dalam serangan "Osama bin laden" 11 september dengan
menabrakan pesawat "trojan" ke "server" WTC Amerika. Begitu pula pada
negara-negara Timur-tengah khususnya "server" Irak yang menelan korban tidak
sedikit pula pada saat Amerika melakukan serangan balik dengan "men-deface
web-web
pemerintahanya", dan menyatakan bahwa mereka sedang dalam
menjalankan misi menangkap para "Script Kiddies" yang belum "pantas" untuk
mengembangkan "Nuclear Cracking Tool". Dan masih banyak lagi kerugian yang
ditimbulkan akibat "crash" antara pihak satu dan yang lainya.
* Oleh karena
itu, marilah para hacker sebangsa dan setanah air...( beuh! kayak bung Karno ama
bung Hatta aja) Kita ikut bergotong royong dan bersatu untuk menganalisa "Syntax
error ataupun crash" ini dengan mencoba "meng-install ulang" emosi kita supaya
segala kekacauan dan kerusakan pada "System registry" dapat diperbaiki. Kita
hapus semua kesalahpahaman ini dengan sama-sama mengetikan "rm -r Kebencian"
lalu tekan tombol [ENTER].
***Hackerkah Anda? Pernahkah Anda mengalami
kasus yang sejenis dengan kasus di atas?
---> Whois me? Aku bukankah Hacker, bukan
Cracker,bukan juga Script kiddies, apalagi Lamer, Aku hanyalah Aku dari
kumpulannya yang terbuang. Aku hanyalah Larva yang akan selalu menjadi Larva
yang selamanya akan terus mengejar Kupu-kupu. dan takan mungkin menggapainya
sebab untuk selamanya Larva takkan dapat menangkap Kupu-kupu sampai Kupu-Kupu
itu Mati bersamaan dengan kematianku.
1. Saat ujian mata pelajaran sejarah,
Anda berpikir bagaimana caranya mendapatkan "acces root" di lembar jawaban teman
Anda yang kutu buku sejarah dan "mengcopy-pastekan" data-datanya ke directory
lembar jawaban Anda.
2. Saat
Anda melihat wajah Anda di cermin, Anda berpikir untuk mencari "shortcut Adobe
Photoshop" di "dekstop" cermin Anda.
3. Saat ingin meminjam
motor keren teman Anda untuk kencan dengan pacar baru Anda, Anda melakukan
teknik "Social Enginering" pada nya bahwa motor anda saat ini sedang di bengkel,
sedangkan Anda harus membeli obat untuk Adik Anda yang sedang sakit keras.
huehueuhe...
4. Ketika Anda
berbicara mengenai komputer, Anda merasa ada getaran-getaran elektrik yang
memicu adrenalin anda menjadi meningkat. Ini biasanya didefinisikan dalam bahasa
ilmiah sebagai gejala "jatuh cinta". Mungkinkah Anda telah jatuh cinta dengan
Komputer???
5. Setelah Anda
mengetahui makna istilah Homo (ketertarikan antara lelaki dengan lelaki) dan
lesbi (ketertarikan antara perempuan dan perempuan), Anda akan mencoba mencari
istilah yang pas dalam Kamus Bahasa Indonesia yang mengartikan tentang
ketertarikan antara manusia dan komputer, serta antara Hacker dengan Hacker.
6. Pada saat komputer Anda telah
shutdown, Anda merasa Komputer milik Anda telah aman dari serangan para lamer.
Anda juga membisikan pada komputer Anda "Selamat tidur, kita 'pasti' bertemu
lagi" ketika Anda akan pergi berlibur keluar kota bersama keluarga Anda.
7. Saat Anda sekeluarga
bersenang-senang di tempat liburan, Anda menyempatkan diri untuk mencari warnet
terdekat dan menjalankan software remote ke komputer Anda di rumah, hanya
sekedar untuk meyakinkan Anda bahwa tidak ada lamer yang masuk rumah Anda dan
mencoba mengcrack komputer Anda.
8. Pada saat Anda disidangkan karena
mencuri ayam tetangga, Anda akan membela diri dengan membacakan Pasal-pasal
Manifesto Hacker
("...Kalian membuat bom, kalian berperang, kalian membunuh,
mencurang, dan berbohong kepada kami sambil berusaha meyakinkan
kami bahwa
ini adalah untuk kebaikan semua, namun kamilah yang jahat.
Ya, aku
adalah seorang kriminal.
"Kejahatanku adalah rasa keingintahuanku.
Kejahatanku adalah menilai seseorang dari perkataan dan perbuatannya, bukan dari
penampilannya. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sesuatu yang
tak akan kalian maafkan. "
Aku adalah seorang hacker, dan ini adalah
manifestoku.
Kalian bisa saja menghentikanku, namun kalian tak mungkin
menghentikan kami semua ...")
Anda juga akan membuat pernyataan
pembelaan diri di depan sidang "Saya bukan Lamer atau Wanna-be Hacker!, karena
saya adalah Hacker semenjak sperma dan ovum menyatu dan 'DILAHIRKAN untuk
MENJADI Elite (31337)'" Namun Sang Hakim tetap memenjarakan Anda karena dia
tahu kalau Anda bukanlah seorang Hacker tapi seorang Lamer yang kerjanya
hanya merusak dan mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri.Apalagi sampai
mencuri ayam tetangga!!!
9.
Setelah Anda membaca komik "Detective Conan", sempat terlintas di benak Anda
untuk melakukan sebuah "Kejahatan Sempurna" dengan "membunuh" komputer-komputer
pemerintah, karena Anda berhipotesis bahwa kebijakan-kebijakan pemerintah tidak
sesuai dengan kehendak Anda, dan para birokrat pemerintahan telah "memenjarakan"
bakat Anda dan teman-teman hacker Anda di bidang IT. Tapi hal itu tidak Anda
lakukan karena Anda bukanlah orang jahat.
10. Anda mengirimkan sms cinta ke pacar anda
dengan isi:
$Setia = "Kamu Selalu
setia dan sayang padaku";
$bosan = "Kamu sudah bosan dan tak sayang lagi
padaku";
If ($setia and !$bosan) {
print ("Aku akan menjagamu dan
menyayangi dirimu sepanjang hidupku");}
?>
----> Anda
bertanya "mengapa penulis tidak melengkapi script di atas dengan operator else
?"
====> Ya iyalah!!! mana ada cewek yang bisa bosan dan tidak mencintai
orang ganteng dan rajin menabung kaya si penulis
ini?? Jawaban si cewek
pasti bernilai "BENAR" dalam memenuhi kondisi "if". wekwekewkwek
11. Pada saat virus flu
burung mulai menginfeksi masyarakat Indonesia maupun dunia karena banyak yang
belum meng-update Anti-virus mereka dengan baik, Anda akan menganalisa bagaimana
virus tersebut sampai bisa menembus sistem keamanan tubuh manusia. Ternyata
virus flu burung itu melakukan "ping attacking" melalui pernafasan manusia dan
"meng-hack root" manusia melalui "port" hidung dan mulut sehingga tubuh akan
kehabisan "resource" dan kemudian "hang". Untuk itu akan "mengupdate anti-virus"
anda dan men-setting Firewall anda untuk melakukan filterisasi di "port" hidung
dan mulut Anda dengan menggunakan MASKER.
12. Ketika Presiden George W. Bush bertandang
ke Indonesia, Anda tidak ikut-ikutan berunjuk rasa dengan para demonstran atau
para "PC Zombie" yang kebanyakan di jalankan oleh para "Politic's Black Hat".
Anda berpikir kalau hal ini terjadi karena masyarakat Indonesia masih kurang
baik dalam membentengi pikiran dan hati mereka dengan "Anti-virus dan
Anti-Spyware" sehingga kurang lebih 90% masyarakat Indonesia telah terinfeksi
oleh "virus, trojan, spyware, dsb". (Saya menyarankan Anda untuk mendownload
freeware Anti-Virus dan Anti-Spyware yang bernama "Iman" di situs:
"http://WWW.HanyaTuhanYangBerkuasaMenghakimi.Yang/Jahat/dan/Yang/Baik".
13. Anda yang seorang hacker
sejati dan sudah mengupdate emosi dan pemikiran Anda serta telah memakai
kacamata tebal "Scanning tool" akan mulai menscan inti permasalahan dan "syntax
error"nya, lalu mencoba menemukan "bugs"nya kemudian melakukan patching. Dan
Anda akan berpendapat bahwa tidak ada yang diuntungkan oleh "syntax error" ini.
Di pihak Bush ataupun Amerika, merasakan kepedihan yang sangat besar ketika
ribuan orang amerika tewas dalam serangan "Osama bin laden" 11 september dengan
menabrakan pesawat "trojan" ke "server" WTC Amerika. Begitu pula pada
negara-negara Timur-tengah khususnya "server" Irak yang menelan korban tidak
sedikit pula pada saat Amerika melakukan serangan balik dengan "men-deface
web-web
pemerintahanya", dan menyatakan bahwa mereka sedang dalam
menjalankan misi menangkap para "Script Kiddies" yang belum "pantas" untuk
mengembangkan "Nuclear Cracking Tool". Dan masih banyak lagi kerugian yang
ditimbulkan akibat "crash" antara pihak satu dan yang lainya.
* Oleh karena
itu, marilah para hacker sebangsa dan setanah air...( beuh! kayak bung Karno ama
bung Hatta aja) Kita ikut bergotong royong dan bersatu untuk menganalisa "Syntax
error ataupun crash" ini dengan mencoba "meng-install ulang" emosi kita supaya
segala kekacauan dan kerusakan pada "System registry" dapat diperbaiki. Kita
hapus semua kesalahpahaman ini dengan sama-sama mengetikan "rm -r Kebencian"
lalu tekan tombol [ENTER].
***Hackerkah Anda? Pernahkah Anda mengalami
kasus yang sejenis dengan kasus di atas?
---> Whois me? Aku bukankah Hacker, bukan
Cracker,bukan juga Script kiddies, apalagi Lamer, Aku hanyalah Aku dari
kumpulannya yang terbuang. Aku hanyalah Larva yang akan selalu menjadi Larva
yang selamanya akan terus mengejar Kupu-kupu. dan takan mungkin menggapainya
sebab untuk selamanya Larva takkan dapat menangkap Kupu-kupu sampai Kupu-Kupu
itu Mati bersamaan dengan kematianku.
Kamis, 17 Februari 2011
TINGKATAN SEORANG HACKER
Tingkatan Hacker V.1
Hirarki / Tingkatan Hacker
1. Elite
2. Semi Elite
3. Developed Kiddie
4. Script Kiddie
5. Lamer
1. Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
2. Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
3. Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
4. Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
5. Lamer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
Cracker tidak mempunyai hirarki khusus karena sifatnya hanya membongkar dan merusak.
Kode Etik Hacker
1. Mampu mengakses komputer tak terbatas dan totalitas.
2. Semua informasi haruslah FREE.
3. Tidak percaya pada otoritas, artinya memperluas desentralisasi.
4. Tidak memakai identitas palsu, seperti nama samaran yang konyol, umur, posisi 5. Mampu membuat seni keindahan dalam komputer.
6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
7. Pekerjaan yang di lakukan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar luaskan.
8. Memegang teguh komitmen tidak membela dominasi ekonomi industri software tertentu.
9. Hacking adalah senjata mayoritas dalam perang melawan pelanggaran batas teknologi komputer.
10. Baik Hacking maupun Phreaking adalah satu-satunya jalan lain untuk menyebarkan informasi pada massa agar tak gagap dalam komputer.
Cracker tidak memiliki kode etik apapun.
Aturan Main Hacker
Gambaran umum aturan main yang perlu di ikuti seorang hacker seperti di jelaskan oleh Scorpio, yaitu:
· Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.
· Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.
· Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.
· Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.
· Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.
· Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.
· Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.
· Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
· Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
· Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.
Hacker sejati akan selalu bertindak berlandaskan kode etik dan aturan main sedang cracker tidak mempunyai kode etik ataupun aturan main karena cracker sifatnya merusak.
Perbedaan Hacker dan Cracker
a. Hacker
1.Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji situs Yahoo! dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna.
2.Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
b. Cracker
1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
4. Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus clickBCA.com yang paling hangat dibicarakan tahun 2001 lalu.
Dua Jenis Kegiatan Hacking
1. Social Hacking, yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya
2. Technical Hacking, merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.
Contoh Kasus Hacker
1. Pada tahun 1983, pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s(414 merupakan kode area lokal mereka) yang berbasis di Milwaukee AS. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut melakukan pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
2. Digigumi (Grup Digital) adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer dengan menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya : game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak.
3. Pada hari Sabtu, 17 April 2004, Dani Firmansyah, konsultan Teknologi Informasi (TI) PT Danareksa di Jakarta berhasil membobol situs milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di http://tnp.kpu.go.id dan mengubah nama-nama partai di dalamnya menjadi nama-nama “unik”, seperti Partai Kolor Ijo, Partai Mbah Jambon, Partai Jambu, dan lain sebagainya. Dani menggunakan teknik SQL Injection(pada dasarnya teknik tersebut adalah dengan cara mengetikkan string atau perintah tertentu di address bar browser) untuk menjebol situs KPU. Kemudian Dani tertangkap pada hari Kamis, 22 April 2004.
Akibat yang Ditimbulakan oleh Hacker dan Cracker
Hacker : membuat teknologi internet semakin maju karena hacker menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software, membuat gairah bekerja seorang administrator kembali hidup karena hacker membantu administrator untuk memperkuat jaringan mereka.
Cracker : merusak dan melumpuhkan keseluruhan sistem komputer, sehingga data-data pengguna jaringan rusak, hilang, ataupun berubah.
1. Elite
2. Semi Elite
3. Developed Kiddie
4. Script Kiddie
5. Lamer
1. Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
2. Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
3. Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
4. Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
5. Lamer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
Cracker tidak mempunyai hirarki khusus karena sifatnya hanya membongkar dan merusak.
Kode Etik Hacker
1. Mampu mengakses komputer tak terbatas dan totalitas.
2. Semua informasi haruslah FREE.
3. Tidak percaya pada otoritas, artinya memperluas desentralisasi.
4. Tidak memakai identitas palsu, seperti nama samaran yang konyol, umur, posisi 5. Mampu membuat seni keindahan dalam komputer.
6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
7. Pekerjaan yang di lakukan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar luaskan.
8. Memegang teguh komitmen tidak membela dominasi ekonomi industri software tertentu.
9. Hacking adalah senjata mayoritas dalam perang melawan pelanggaran batas teknologi komputer.
10. Baik Hacking maupun Phreaking adalah satu-satunya jalan lain untuk menyebarkan informasi pada massa agar tak gagap dalam komputer.
Cracker tidak memiliki kode etik apapun.
Aturan Main Hacker
Gambaran umum aturan main yang perlu di ikuti seorang hacker seperti di jelaskan oleh Scorpio, yaitu:
· Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.
· Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.
· Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.
· Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.
· Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.
· Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.
· Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.
· Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
· Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
· Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.
Hacker sejati akan selalu bertindak berlandaskan kode etik dan aturan main sedang cracker tidak mempunyai kode etik ataupun aturan main karena cracker sifatnya merusak.
Perbedaan Hacker dan Cracker
a. Hacker
1.Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji situs Yahoo! dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna.
2.Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
b. Cracker
1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
4. Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus clickBCA.com yang paling hangat dibicarakan tahun 2001 lalu.
Dua Jenis Kegiatan Hacking
1. Social Hacking, yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya
2. Technical Hacking, merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.
Contoh Kasus Hacker
1. Pada tahun 1983, pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s(414 merupakan kode area lokal mereka) yang berbasis di Milwaukee AS. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut melakukan pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
2. Digigumi (Grup Digital) adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer dengan menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya : game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak.
3. Pada hari Sabtu, 17 April 2004, Dani Firmansyah, konsultan Teknologi Informasi (TI) PT Danareksa di Jakarta berhasil membobol situs milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di http://tnp.kpu.go.id dan mengubah nama-nama partai di dalamnya menjadi nama-nama “unik”, seperti Partai Kolor Ijo, Partai Mbah Jambon, Partai Jambu, dan lain sebagainya. Dani menggunakan teknik SQL Injection(pada dasarnya teknik tersebut adalah dengan cara mengetikkan string atau perintah tertentu di address bar browser) untuk menjebol situs KPU. Kemudian Dani tertangkap pada hari Kamis, 22 April 2004.
Akibat yang Ditimbulakan oleh Hacker dan Cracker
Hacker : membuat teknologi internet semakin maju karena hacker menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software, membuat gairah bekerja seorang administrator kembali hidup karena hacker membantu administrator untuk memperkuat jaringan mereka.
Cracker : merusak dan melumpuhkan keseluruhan sistem komputer, sehingga data-data pengguna jaringan rusak, hilang, ataupun berubah.
Selasa, 08 Februari 2011
HACKER MANIFESTO
Kami adalah sekumpulan individu yang ingin bebas memacu kinerja otak dan adrenalin di tubuh kami.
Ingin bebas melakukan hal-hal menarik yang sulit terpecahkan, bahkan mustahil sekalipun.
Ingin bebas meneliti untaian kode yang ada, mencari kelemahan bukan untuk melemahkan.
Ingin bebas menemukan keasyikan menelusuri elektron dan baud tanpa batasan waktu.
Ingin bebas bergerak dalam aliran pulsa yang terhantar bebas ke seluruh titik di dunia.
Ingin bebas berkomunikasi, menjelajah dan menikmati ini dengan bebas tanpa ada perbedaan.
Ingin bebas bertukar, belajar dan berbagi semua kemurnian ilmu pengetahuan.
Bukan oleh aturan-aturan yang ditentukan dan dikendalikan ketamakan.
Bukan demi setumpuk kekayaan, kejayaan ataupun keabadian.
Bukan pula untuk merusak, menakuti atau bahkan menghancurkan.
Tetapi hanya demi kenyataan bahwa kami sama...!!
-= Echo Manifesto - y3dips - EZINE ISSUE #I phile 002 =-
Ingin bebas melakukan hal-hal menarik yang sulit terpecahkan, bahkan mustahil sekalipun.
Ingin bebas meneliti untaian kode yang ada, mencari kelemahan bukan untuk melemahkan.
Ingin bebas menemukan keasyikan menelusuri elektron dan baud tanpa batasan waktu.
Ingin bebas bergerak dalam aliran pulsa yang terhantar bebas ke seluruh titik di dunia.
Ingin bebas berkomunikasi, menjelajah dan menikmati ini dengan bebas tanpa ada perbedaan.
Ingin bebas bertukar, belajar dan berbagi semua kemurnian ilmu pengetahuan.
Bukan oleh aturan-aturan yang ditentukan dan dikendalikan ketamakan.
Bukan demi setumpuk kekayaan, kejayaan ataupun keabadian.
Bukan pula untuk merusak, menakuti atau bahkan menghancurkan.
Tetapi hanya demi kenyataan bahwa kami sama...!!
-= Echo Manifesto - y3dips - EZINE ISSUE #I phile 002 =-
MAU JADI HACKER ? READ THIS FIRST !
____________________ ___ ___ ________
\_ _____/\_ ___ \ / | \\_____ \
| __)_ / \ \// ~ \/ | \
| \\ \___\ Y / | \
/_______ / \______ /\___|_ /\_______ /
\/ \/ \/ \/
.OR.ID
ECHO-ZINE RELEASE
08
Author: y3dips || y3dips@echo.or.id
Online @ www.echo.or.id :: http://ezine.echo.or.id
==== F.A.Q for NEWBIES Version 1.0 ===
Intr0
-----
Tulisan ini aku buat karena aku menyadari susahnya menjadi newbie , newbie yang
nanya kesana kemari dengan harapan dapet jawaban yang jelas, tetapi malah di
kerjain, di isengin bahkan di boongin, lebih parahnya lagi kalo cuma di ajarin
cara instan, trust me ? bisa deface 1,2, 4, ... 1000 sites tidak menjadikan
kamu hacker !!! pengen terkenal ? yupe kamu berhasil !! (mohon maaf juga , jika
semua yang baca bilang kalo aku munafik,aku akuin kl aku juga pernah mendeface
,but tidak ada kata terlambat untuk menyadarinya )
Stop! jangan salah menyangka dan menuduh kalo aku sudah lebih hebat dari teman2,
dan merasa sok hebat untuk meng-gurui teman2, TIDAK! ini hanyalah apresiasi
terhadap usaha teman-teman yang mau belajar dan terus terang artikel inipun
secaragaris besar meniru artikel "HOW TO BECOME A HACKER" oleh kang "eric S R "
dan telah menyalin ulang beberapa poin penting dari artikel berlicensi GPL tsb.
Artikel inipun telah di bubuhi tambalan2 dari beberapa pertanyaan yang sering
di temui. Adapun yang aku coba lakukan adalah hanya coba mendokumentasikannya
disini dengan harapan jika ada yang memerlukannya dapat dengan mudah me-refer
ke artikel ini.
Soal Version 1.0 , aku sengaja menambahkan versi agar artikel ini tidak baku,
artinya bisa di perbaiki , dihapus, di edit, di sempurnakan sesuai dengan
masukan dari semua teman2 dan perkembangan yang terjadi nantinya .
[F.A.Q]
[0] T : Tolong Jelaskan Apa Itu HAcker ?
J : Hacker adalah: Seseorang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam
mengenai kerja suatu system, komputer, atau jaringan komputer."
[1] T : Maukah Anda mengajari saya cara hacking?
J : Hacking adalah sikap dan kemampuan yang pada dasarnya harus dipelajari sendiri.
Anda akan menyadari bahwa meskipun para hacker sejati bersedia membantu,
mereka tidak akan menghargai Anda jika Anda minta disuapi segala hal yang
mereka ketahui
Pelajari dulu sedikit hal. Tunjukkan bahwa Anda telah berusaha, bahwa Anda
mampu belajar mandiri. Barulah ajukan pertanyaan-pertanyaan spesifik pada
hacker yang Anda jumpai.
Jika toh Anda mengirim email pada seorang hacker untuk meminta nasihat,
ketahuilah dahulu dua hal. Pertama, kami telah menemukan bahwa orang-orang
yang malas dan sembrono dalam menulis biasanya terlalu malas dan sembrono
dalam berpikir sehingga tidak cocok menjadi hacker -- karena itu usahakanlah
mengeja dengan benar, dan gunakan tata bahasa dan tanda baca yang baik,
atau Anda tidak akan diacuhkan.
Kedua, jangan berani-berani meminta agar jawaban dikirim ke alamat email
lain yang berbeda dari alamat tempat Anda mengirim email; kami menemukan
orang-orang ini biasanya pencuri yang memakai account curian, dan kami
tidak berminat menghargai pencuri
T : Kalau begitu arahkan saya?
J : Baiklah , kamu harus belajar !!
T : Apa yang harus di pelajari ?
J : Networking (jaringan) , Programing , Sistem Operasi , Internet
T : wow, apa gak terlalu banyak tuh ?
J : Tidak, Semua itu tidak harus kamu kuasai dalam waktu cepat, basicnya yang penting
Ingat semua itu perlu proses!
T : Networking saya mulai dari mana ?
J : Pengetahuan dasar jaringan ( konsep TCP/IP) , komponen dasar jaringan, topologi
jaringan, terlalu banyak artikel yang dapat kamu baca dan buku yang bertebaran
di toko toko buku, atau kamu bisa mencoba berkunjung kesitus ilmukomputer.com
T : Untuk programing ?
J : Mungkin yang terpenting adalah 'logika' pemrograman , jadi lebih kearah
pemanfaatan logika , ada baiknya belajar algoritma , pengenalan flowchart
atau bagan alur untuk melatih logika (teoritis) serta untuk prakteknya sangat
disarankan belajar pemrograman yang masih menomer satukan logika/murni
T : Kalau begitu bahasa pemrograman apa yang harus saya pelajari awalnya?
J : Bahasa Pemrograman apapun sebenarnya sama baik, tetapi ada baiknya belajar
bahasa seperti C , Perl , Phyton, Pascal, C++ , bukan berarti
menjelek-jelekkan visual programing ( nanti kamu akan tau bedanya )
(*ini murni pengalaman pribadi)
[3] T : Bagaimana saya harus memulai programing ?
J : Kumpulkan semua dokumentasi, manual, how to , FAQ , buku , dan contoh contoh
dari bahasa pemrograman yang akan anda pelajari , Cari dan install software
yang dibutuhkan oleh bahasa tersebut (Sesuai dokumentasi) , cobalah memprogram
walaupun program yang simple, dan kamu tidak di "haramkan" untuk mengetik ulang
program contoh dengan harapan kamu akan lebih mengerti dibandingkan kamu hanya
membaca saja, cari guru, teman atau komunitas yang bisa diajak bekerja sama
dalam mempelajari bahasa tersebut ( gabung dimilis, forum khusus bahasa tsb )
, sisanya tergantung seberapa besar usaha kamu. jangan mudah menyerah apalagi
sampai putus asa.
[1] T : Apakah Visual Basic atau Delphi bahasa permulaan yang bagus?
J : Tidak, karena mereka tidak portabel. Belum ada implementasi open-source dari
bahasa-bahasa ini, jadi Anda akan terkurung di platform yang dipilih oleh vendor.
Menerima situasi monopoli seperti itu bukanlah cara hacker.
[1] T : Apakah matematika saya harus bagus untuk menjadi hacker?
J : Tidak. Meskipun Anda perlu dapat berpikir logis dan mengikuti rantai pemikiran
eksak, hacking hanya menggunakan sedikit sekali matematika formal atau aritmetika.
Anda terutama tidak perlu kalkulus atau analisis (kita serahkan itu kepada para
insinyur elektro :-)). Sejumlah dasar di matematika finit (termasuk aljabar Bool,
teori himpunan hingga, kombinasi, dan teori graph) berguna.
T : Tentang pemrograman Web , apakah harus ?
J : Yupe, dikarenakan Internet adalah dunia kamu nantinya
T : Bahasa pemrograman web apa yang sebaiknya dipelajari untuk pemula ?
J : Mungkin kamu bisa mencoba HTML, dilanjutkan ke PHP yang akan membuat kamu lebih
familiar ke programing secara penuh
T : Tentang Sistem Operasi , kenapa harus ?
J : Penguasaan terhadap suatu operating system adalah sangat penting, kenapa ?
karena itulah lingkungan kamu nantinya , perdalami cara kerja suatu operating
system , kenali dan akrabkan diri :)
T : Sebaiknya, Operating system apa yang saya perdalami?
J : mungkin kamu bisa coba linux atau BSD , selain mereka free , dukungan komunitas
juga sangat banyak sehingga kamu tidak akan di tinggal sendirian jika menemukan
masalah, dan pula kemungkinan kamu untuk dapat berkembang sangatlah besar
dikarenakan sifat "open source"
T : Untuk pemula seperti saya , apa yang harus saya gunakan ?
J : Sebaiknya jika kamu benar benar pemula, kamu bisa gunakan linux , karena baik
sistem installasinya dan Graphical User Interfacenya lebih memudahkan kamu
T : Distro apa yang sebaiknya saya gunakan dan mudah untuk pemula
J : Kamu bisa mencoba Mandrake (disarankan oleh beberapa ahli yang pernah diajak
diskusi) , tetapi kamu bisa memilih sesukamu, meskipun aku memulainya juga
dengan mandrake tetapi aku lebih comfort dengan redhat.
T : Kalau tidak bisa Menginstall linux apakah jalan saya sudah tertutup?
J : Kamu bisa mencoba menginstall vmware , cygwin atau kamu bisa menyewa shell
T : Dimana Saya bisa mendapatkan programn program tersebut
J : berhentilah bertanya , dan arahkan browser kamu ke search engine , terlalu
banyak situs penyedia jasa yang dapat membantu kamu
T : Apakah saya HArus memiliki komputer ?
Y : IYA! , kecuali kalo kamu sudah dapat berinteraksi lebih lama dengan komputer
meskipun itu bukan milik kamu, tetapi sangat baik jika memilikinya sendiri
karena , pertama : Ide yang timbul bisa setiap saat, baik programing, riset
dsb, jadi ada baiknya kamu memilikinya agar dapat langsung
menyalurkan semua ide dan pemikiran kamu
Kedua : menggunakan PC sendiri membuat kamu merasa bebas untuk
bereksplorasi dan mencoba tanpa takut merusak dsb
T : Hardware apa yang saya butuhkan ?
Y : Menginggat harga komputer sudah relatif "murah" (mohon maaf buat yang masih belum
mampu membelinya) , kamu bisa sesuaikan spesifikasinya untuk kamu gunakan
T : Internet , apakah saya harus terkoneksi ke internet?
Y : Terkadang itu perlu, tetapi jangan terlalu memaksakan , kamu memang perlu terhubung
ke internet untuk mendownload modul, bacaan, update informasi, tetapi jangan jadikan
penghalang jika kamu tidak bisa terkoneksi secara periodik, jadilah kreatif
[1] T : Berapa lama waktu yang saya butuhkan?
J : Masalah waktu itu relatif, Bergantung seberapa besar bakat dan usaha Anda.
Kebanyakan orang memperoleh keahlian yang cukup dalam delapan belas bulan
atau dua tahun, jika mereka berkonsentrasi. Tapi jangan pikir setelah itu
selesai; jika Anda hacker sejati, Anda akan menghabiskan sisa waktu belajar
dan menyempurnakan keahlian.
T : Apakah tidak bisa yang Instan ? misal Tinggal gunain tool tertentu ?
J : Hum, kamu mo jadi hacker atau cuma pemakai tools ?, kalau menggunakan tools
semua orang juga bisa!!
[1] T : Bagaimana cara mendapatkan password account orang lain?
J : Ini cracking. Pergi sana, bodoh.
[1] T : Bagaimana cara menembus/membaca/memonitor email orang lain?
J : Ini cracking. Jauh-jauh sana, goblok
[0] T : Cracker ? apa itu ?
J : Cracker adalah individu yang mencoba masuk ke dalam suatu sistem komputer
tanpa ijin (authorisasi), individu ini biasanya berniat jahat/buruk, sebagai
kebalikan dari 'hacker', dan biasanya mencari keuntungan dalam memasuki suatu
sistem
[1] T : Saya dicrack. Maukah Anda menolong saya mencegah serangan berikutnya?
J : Tidak. Setiap kali saya ditanya pertanyaan di atas sejauh ini, ternyata
penanyanya seseorang yang menggunakan Microsoft Windows. Tidak mungkin secara
efektif melindungi sistem Windows dari serangan crack; kode dan arsitektur
Windows terlalu banyak mengandung cacat, sehingga berusaha mengamankan Windows
seperti berusaha menyelamatkan kapal yang bocor dengan saringan. Satu-satunya
cara pencegahan yang andal adalah berpindah ke Linux atau sistem operasi lain
yang setidaknya dirancang untuk keamanan.
T : Apakah saya perlu komunitas ?
J : YUPE , komunitas sangat kamu perlukan, apalagi jika kamu memilih untuk berkecimpung
di dunia opensource, banyak milis yang bisa kamu ikuti, sebaiknya ikuti milis yang
spesifik sesuai dengan yang kamu gunakan. (misal linux, sesuai distro )
T : Apakah termasuk milis sekuriti ?
J : iyah ! cobalah bugtraq@securityfocus.com
ReFerensi :
[0]. *RFC1392,Internet User Glossary
[1]. How to Become A Hacker - Eric S Raymond
Terjemahan Indonesia dari How To Become A Hacker - Steven Haryanto
[2]. Ezine at http://ezine.echo.or.id
[3]. Milis Newbie_hacker@yahoogroups.com
[4]. #e-c-h-o room @t DALNET
. Pendapat pribadi , hasil diskusi, MIlis lain , forum, Chatting
*greetz to:
[echostaff : moby, comex, the_Day, z3r0byt3, K-159, c-a-s-e, S'to]
{ISICteam : yudhax, anton, balai_melayu, wisnu, biatch-X },
anak anak newbie_hacker[at]yahoogroups.com , #e-c-h-o , #aikmel
kirimkan kritik && saran ke y3dips[at]echo.or.id
*/0x79/0x33/0x64/0x69/0x70/0x73/* (c)2004
----------#ALL ABOUT HACKING#----------
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Kembali ke tahun 1959 ketika semua ini bermula. Tak ada yang bisa
membayangkan "EAM room" pada Building 26 MIT saat itu. Sebuah
ruangan baru di MIT, Massacusetts Institute of Technology tempat
dimana sebuah mesin yang bekerja seperti komputer tertidur pulas.
Saat itu tidak banyak orang yang dapat membayangkan sebuah mesin
pintar, sebuah komputer. Namun sebuah keberuntungan bagi beberapa
orang anak muda yang tergabung dalam 'TECH MODEL RAILROAD CLUB',
TMRC. Saat gerbang terbuka lebar, dan inilah saatnya untuk HACKING
dan menemukan bagaimana mesin ini bekerja.
Hacker adalah sebuah julukan bagi seorang programmer yang mampu
membuat sebuah aplikasi atau sebuah alogaritma pemecahan masalah
yang lebih baik dari pada yang telah dirancang bersama. Lebih luas
dari itu Hacker adalah orang yang bisa mengatasi keterbatasan dengan
cara yang lebih baik dan sederhana -bahkan terkesan unik-.
Seorang Hacker memiliki pola pikir yang mantap dalam menyelesaikan
permasalahan-permasalahan seputar logika dan analisa. Hal ini yang
banyak membuat Hacker melabelisasi diri sebagai seorang 'NERD'.
Prinsip serupa yang dilakukan sebagai lompatan sosial dimana
kurangnya penghargaan masyarakat akan 'jiwa/perilaku' Hacker itu
sendiri.
Seiring berlalunya waktu, makna dari Hacking mulai meluas -bahkan
menyalahi- dari makna yang sebenarnya.
Hacking. Setiap maniak komputer, 'Techno Nerd', 'Hackivist',
'Hacker' punya pengertian tersendiri tentang Hacking.
[1] H3D87 (Penulis)
Hacking adalah suatu bentuk pola pikir dan teknik pemecahan masalah
yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama dan terkadang
terkesan unik.
Bagi saya Hacking tidak hanya tergantung dalam konteks komputer,
software Hacking, kernel Hacking, hardware Hacking. Namun dalam
konteks dunia. Dunia adalah tempat yang indah untuk Hacking.
Perhatikan dunia, ambil suatu permasalahan dan mulai cari cara untuk
mengatasinya dengan lebih baik.
'Perhatikan, Pelajari, Kuasai'
[H3D87]
[2] R. Kresno Aji
Hacking adalah suatu seni dalam memahami sistem operasi dan
sekaligus salah satu cara dalam mendalami sistem keamanan jaringan,
sehingga kita bisa menemukan cara yang lebih baik dalam mengamankan
sistem dan jaringan.
(Terima kasih atas inputnya :), H3D87)
[3]y3dips (echo staff)
Hacking adalah bagaimana memberikan"nutrisi"yang lebihkepada otakmu,
bagaimana asyiknya mejalankan semua kemungkinan untuk dapatkepastian
hacking adalah memacu batas-batas kemampuan untuk temukan kepuasan;
temukan ; temukan dan temukan.
hacking bukan kejahatan; tetapi seni untuk "hidup" di dunia maya
[4] Anda sendiri ... (temukan)
Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya anda meresapi makna dari
Hacking dalam hidup anda. Setiap manusia punya pola pikir dan
pemahaman tersendiri, sudah saatnya bagi anda untuk mencari makna
Hacking, sesuai dengan hati nurani anda !!
Jangan lupa untuk mengirimkan makna Hacking anda kepada saya via
e-mail ke: h3d87@yahoo.com
[SANG HACKER]
Mari mulai melangkah ...
'I am a Hacker, enter my world.'
[The Conscience of Hacker, The Mentor]
Hacker didominasi oleh pria, dan sebagian besar remaja pria. Cukup
wajar -saya rasa- mengingat setiap pria punya impian dan punya
semangat untuk mewujudkannya. Hacker secara sosial, memiliki status
sosial menengah. Menengah dalam artian mereka cukup sejahtera dan
bisa memiliki komputer dan akses internet. Memang internet tidak
bisa lepas dari kehidupan Hacker. Di internet lah para Hacker
bertemu, berdiskusi dan saling berkelakar.
Secara psikologi dan naluriah Hacker memiliki banyak persamaan.
Setiap Hacker pada dasarnya anti otoritas. Dimana otoritas yang
sewenang-wenang akan membuat semua pemikiran baru dan ilmiah
dilecehkan. Otoritas juga yang membuat sistem dan tatanan kehidupan
begitu menjemukan. Kebebasan itu indah, tapi ingat kebebasan anda
adalah kebebasan orang lain juga. Bersiaplah untuk menarik diri jika
anda mulai merasa cukup egois.
Dalam kehidupan sosial Hacker biasanya tidak memiliki tempat.
Terlarut dalam kehidupan sosial akan membuat anda lengah -bahkan
malas-. Kehidupan sosial itu bukannya menjijikkan, hanya saja budaya
mainstream sekarang sangat keras. Saat manajemen mengalahkan teknik.
Setiap orang berlomba-lomba untuk menciptakan sebuah manajemen yang
ideal, tanpa pernah berpikir apakah sistem tersebut cukup ideal
untuk diterapkan secara teknik.
Kehidupan sosial juga banyak memberi dampak negatif.
Rasionalitas sekarang telah luntur. Setiap teori baru yang
diterapkan dalam kehidupan sosial ditolak dengan sangat skeptik. Dan
yang paling jelas, semakin sorang Hacker terjun kedalam kehidupan
sosial (non ilmiah) mereka sudah tidak punya waktu lagi untuk
membaca, belajar, dan mengembangkan teorinya.
Namun hal ini jangan dinilai dengan begitu ekstrim. Bagaimanapun
setiap manusia adalah makhluk sosial. Butuh orang lain 'yang nyata'.
Dan bukanlah hal yang aneh jika seorang Hacker memiliki kehidupan
sosial yang baik, ikut dalam organisasi sosial masyarakat, memiliki
kekasih dan hidup normal di masyarakat. Hal ini malah sangat baik !
Secara fisik Hacker bisa dikenali dengan kegemaran membaca, tampil
eksentrik, dan memiliki pola pikir yang sedikit -bahkan banyak-
menyimpang.
Gemar membaca adalah syarat utama untuk menjadi seorang Hacker.
Dunia bisa dijelajahi melalui buku. Hacker biasanya tertarik dengan
bahasan berorientasi teknik, fiksi ilmiah juga manual-manual
komputer (biasa disebut RTFM, Read The Fuckin' Manual).
Bacaan fiksi ilmiah secara tidak langsung akan
menginspirasikan kepada kita beberapa hal baru. Bacaan fiksi
ilmiah juga memberikan kita pencerahan kebebasan berfikir. Mulailah
berkhayal, mimpikan sesuatu, pelajari dan wujudkan! Percaya atau
tidak, tapi sebagian besar penemuan dekade ini merupakan impian pada
dekade-dekade sebelumnya.
Hacker dan 'nyentrik' sebenarnya tidak ada hubungan sama sekali.
Namun dengan kebebasan berfikir tadi, setiap Hacker menerapkan
sebuah konsep hidup dan gaya hidup yang unik, yang pasti dengan
'begitu' mereka merasa nyaman.
Kehidupan Hacker sewaktu remaja bisa dikatakan cukup sulit. Remaja
saat ini masih belum bisa memahami kehidupan seorang 'geek'. Geek
sebagai labelisasi dari Hacker terkesan 'glow in the dark'. Baik
fisik maupun psikologis mereka cukup berbeda dengan 'anak-anak
populer' di sekolah. Seperti 'Peter Deutsch' (salah satu Hacker
gelombang pertama), 'anak' ini tidak memiliki kemampuan apa-apa
dibidang olah raga, namun 'master' dalam matematika. Remaja
saat ini jauh lebih menghargai penampilah fisik dan kemampuan
dilapangan. Tidak seharusnya seseorang dihargai karna
'kecantikannya', karna dia adalah seorang '.....', tapi dalam dunia
Hacker seseorang dihargai dari apa yang dilakukan dan apa yang
dipikirkannya.
Banyak diantara Hacker yang bosan dengan formalitas dan tuntutan
sosial. Bahkan diantara mereka, mencoba mendobrak tuntutan sosial
tersebut.
Sebagai contoh, sekolah. Hacker-hacker muda biasanya benci sekolah.
Sekolah sering diibaratkan sebagai 'Makanan Bayi'. Ketika Hacker
tumbuh dewasa dan rasa ingin tahunya tak terpuaskan dengan sekolah,
mereka belajar dari dunia. Belajar dengan mengamati, yang disebut
sebagai visual learning. Sekolah terkadang -hampir pasti- tidak
memberikan jawaban terhadap rasa ingin tahu seorang Hacker. Salah
satu alasan mengapa mereka membenci sekolah.
Satu-satunya cara untuk mengenal dunia adalah dengan mengamatinya.
Kita harus belajar dari dunia. Perhatikan dunia, cari pola dan
kesamaannya maka kita akan dapat belajar banyak hal.
Sebagai contoh:
Kita belajar hukum kelembaman di sekolah. Dimana sebuah benda
cenderung untuk mempertahankan posisinya untuk tetap diam atau
bergerak melalui garis lurus.
Coba kita hubungkan dengan kehidupan. Anda pasti pernah untuk
mencoba bersantai sejenak dihari libur. Hari pertama anda habiskan
untuk bermain Play Station (tidak belajar). Hari ke 2 anda habiskan
untuk mencoba 8 game terbaru yang anda download beserta crackz nya
(tanpa belajar). Begitu juga hari selanjutnya anda habiskan dengan
bermain tanpa belajar, hingga liburan usai. Dan ketika anda memulai
untuk kembali belajar, anda akan mendapat kesulitan dan bahkan
terkadang anda harus memulai dari awal (scratch) lagi. Saat inilah
'kelembaman' terjadi pada diri anda. Diri anda cenderung untuk
mempertahankan posisi untuk tetap bermain dan tanpa anda sadari anda
yang telah berada 2 satuan disebelah kanan titik keseimbangan (2
poin kebaikan), ternyata sekarang berada 2 satuan sebelah kiri titik
keseimbangan (2 poin keburukan). Anda telah bergeser 4 langkah
kebelakang dari posisi awal. Maka untuk mencapai nilai yang lebih
tinggi dari posisi awal tadi, anda harus mengeluarkan energi
sebesar:
2 (sampai titik keseimbangan) + 2 (posisi awal anda) + n (posisi
yang hendak anda raih).
Semua hal dalam hidup ini saling berhubungan. Pelajarilah !!
"Pelajarilah semesta ini. Jangan merasa kecewa jika dunia tidak
mengenal anda, tapi kecewalah jika anda tidak mengenal dunia"
[Kong Fu Tse]
[IDENTIFIKASI HACKER]
Menurut Marc Rogers, Hacker dapat di-identifikasi atas:
[1]. Old School Hackers
Kelompok tertua sekaligus pionir dari mitologi Hacker.
Mereka adalah sekelompok anak muda 'Techno Nerd' yang
berasal dari MIT atau Stanford University. Mereka begitu
menikmati pemprograman dan analisa sistem tanpa tertarik
kepada pengerusakan sistem dan pencurian data.
[2]. Script Kiddies atau Cyber Punks
Kelompok ini biasanya lebih muda. Mereka berusia 12-30 tahun
dan kebanyakan masih berada dibangku sekolah. Bosan
terhadap sekolah, namun mereka mempunyai pengetahuan yang
luas tentang teknologi. Mereka mengambil script/eksploits
lalu menggunakannya untuk menghancurkan sistem sebanyak
mungkin yang dapat dilakukannya.
[3]. Profesional kriminal atau CRACKERS
Kelompok ini memiliki kemampuan komputer yang sangat
tinggi, namun memiliki sifat naluri pengerusakan yang besar.
Mereka biasanya dibayar oleh sebuah perusahaan untuk
menjatuhkan lawan bisnisnya.
[4]. Coder/Virus Writer
Bakat alamiah seorang programmer. Mereka mampu melakukan
Coding setiap hari, serta menemukan kelemahannya. Mereka
tertarik dengan sebuah kehidupan artifisial. Membuat sesuatu
yang 'hidup' dalam komputer. Mencobanya dalam sebuah
laboratorium virus komputer yang disebut 'ZOO', lalu
melepaskannya di dunia liar (baca: Internet)
[HACKER VS CRACKER]
Di sisi lain dunia Hacker. Terdapat pula sekumpulan ahli komputer
bawah tanah, 'Techno Junkies', atau yang lebih dikenal sebagai
CRACKER.
Cracker adalah sisi gelap dari Hacker. Mereka mengggunakan
kemampuan mereka untuk mendapatkan akses ke dalam komputer/data
bank dan data-data rahasia. Pada dasarnya mereka adalah orang-orang
pintar, kepandaian mereka dalam ilmu komputer menyamai -bahkan
lebih- dari Hacker, namun sayang ilmu mereka dimanfaatkan untuk hal
yang tidak berguna.
Dari sini bisa kita tarik kesimpulan bahwa, ada jurang pemisah
antara Hacker dengan Cracker. Keduanya adalah relevan tapi tidak
sama. Keduanya tetaplah aktifis elektronik, namun berjalan di jalan
yang berbeda.
Bagi Hacker, mereka biasanya sedikit enggan untuk berhubungan dengan
Cracker. Cracker sudah seharusnya keluar dari 'Play Pen' (box tempat
bayi bermain) dan mulai untuk menanggapi komputer secara serius
bukan sekedar bermain (baca: bereksperimen)
[PANGGUNG PERHACKINGAN]
Jika kita melangkah lebih dalam, mengenal dan bukan hanya
mengetahui, kita akan menemui sebuah sub-kultural dalam dunia
Hacking. Secara elektronis, Hacker-Hacker seluruh dunia berhubungan
baik itu melalui IRC, Messengger dan E-mail. Dan dalam menjalin
hubungan yang baik antar sesama Hacker dibentuklah sebuah aturan
main/kode etik.
[KODE ETIK HACKER]
[1]. Akses ke komputer atau apapun yang dapat mengajari
anda bagaimana dunia bekerja haruslah tidak terbatas.
Selalu acungkan jari tengah dalam setiap bentuk
imprelialisme dan pengekangan.
[2]. Semua informasi haruslah gratis (bebas)
[3]. Jangan pernah percaya kepada OTORITAS.
[4]. Hackers -dan siapa-pun- haruslah dihargai dengan
kemampuan Hackingnya, bukan dikarenakan bogus kriteria,
seperti tingkatan, umur, dan posisi.
[5]. Kita dapat membuat keindahan dengan komputer.
[6]. Komputer dapat membuat hidup kita menjadi lebih baik.
[7]. Seperti lampu 'Aladdin', kita dapat membuat apapun
berada dalam genggaman.
Setiap Hacker sejati haruslah selalu menjalankan kode etik, walaupun
tidak ada keharusan dalam menjalankannya. Namun dalam dunia
itelektual, melanggar kode etik adalah suatu hal yang sangat
memalukan. Ingatlah, Hacker memiliki ingatan yang baik, sekali saja
anda melanggar kode etik, maka untuk kembali dan berinteraksi dengan
komunitas dibutuhkan waktu yang sangat lama.
Berkembangnya komputer mini dengan harga yang semakin terjangkau
membuat komunitas elektronik ini meluas.
Pada saat itu (1980-han), adalah suatu kebanggaan untuk menggunakan
komputer bagi remaja. Sebagian dari mereka hanya mempergunakan
komputer untuk bermain game. Namun sebagian diantara mereka tumbuh
menjadi Hacker sejati melalui seleksi alam.
Saat modem menjadi sebuah kebutuhan, dan BBS (Bulletin Board System)
tersebar dimana-mana. Sudah saatnya untuk mengintip keluar. Dunia
virtual begitu luas. Dan komunitas kembali terbentuk.
Dalam jangkauan yang lebih luas lagi terminologi Hacker 'baru'
terbentuk. Mereka kebanyakan remaja, memili kemampuan komputer yang
tinggi, dan selalu tertarik untuk mencoba hal-hal baru.
Satu-persatu komunitas kecil terbentuk, mereka tidak hanya
berhubungan melalui BBS (baca: Mail Box), namun pertemuan-pertemuan
'nyata' mulai dilakukan. Dan untuk menegaskan eksistensi mereka,
dikenallah sebuah Manifesto atau lebih dikenal sebagai 'THE
CONSCIENCE OF HACKER'. Pertama sekali dirilis dalam majalah
elektronik (e-zine) Phreak-Hack (PHRACK), yang ditulis oleh 'The
Mentor'
[THE CONSCIENCE OF HACKER]
Ini adalah dunia kami sekarang
Dunia-nya elektron dan switch
dan keindahan sebuah baud.
Kami ada tanpa paham kebangsaan, perbedaan warna kulit, atau
prasangka keagamaan.
Anda memproklamirkan perang, membunuh, dan berlaku curang,
dan membohongi kami serta meyakinkan bahwa ini adalah untuk
kebaikan kami, namun tetap saja kami disebut kriminal.
Ya ... saya adalah seorang kriminal.
Kejahatan saya adalah rasa ingin tahu.
Kejahatan saya adalah LEBIH PINTAR dari kalian, sesuatu yang
tidak pernah kalian harapkan.
Saya adalah seorang HACKER, dan ini adalah MANIFESTO-ku
Kalian bisa menghentikan saya, tapi tidak akan pernah dapat
menghentikan kami semua. ...
[The Mentor, Phrack issue 0x07]
[KOMUNITAS CYBER]
Seperti halnya kehidupan nyata, masyarakat cyber juga
membentuk-komunitas berdasarkan mood dan persamaan ide. Beberapa
diantaranya berdasarkan daerah/region. Komunitas Hacker tumbuh
seirama dengan komunitas cyber lainnya. Sebagai sebuah komunitas,
komunitas Hacker terdiri atas 'tetua' beserta anggota-anggota nya.
Kmunitas Hacker, biasanya tidak memiliki pemimpin dan tidak begitu
menghargai pemimpin. Mereka percaya semua bentuk 'penguasaan'
tidaklah baik. Namun dari pada itu, komunitas Hacker mengenal tetua,
'kepala suku', atau seseorang yang ditinggikan setingkat namun tidak
dianggap pemimpin.
Pada dasarnya, tidak baik memiliki penguasa (jika pemimpin
diartikan begitu). Dan Hacker tidak percaya dengan penguasa, dimana
setiap individu menjadi penguasa atas dirinya sendiri.
Dalam komunitas,tidak mungkin kita hidup tanpa peraturan, juga tanpa
pemimpin, Hacker juga menyadari itu. Untuk itulah 'tetua' atau
'kepala suku', 'elite', atau 'DEMIGOD'. Mereka ditinggikan dan
didengar pendapatnya (untuk kemajuan bersama), namun tidak seperti
pemimpin didunia nyata, para tetua tidak sepantasnya dihormati
secara berlebihan. Mereka dihargai karena reputasinya, dedikasinya
bukan karena ia adalah seorang tetua.
Hacker berkumpul dan berkomunikasi secara elektronis melalui media
Mailing List, atau diskusi IRC. Namun tidak jarang komunitas Hacker
sejati dikotori oleh para LAMER (Istilah untuk orang yang tidak
memiliki kemampuan Hacking, terlalu sombong dan membanggakan dirinya
melalui IRC channel).
Komunitas pada saat sekarang ini sudah sangat buruk. Menurut seorang
rekan dari USA yang saya hubungi mengutarakan "Hacking Scene is just
bunch of small penis loosers". Ya, ada benarnya. Jika kita melihat
realita sekarang ini 'Para Hacker' hanyalah sekelompok anak sekolah
yang pandai mengunakan script, tanpa mau tahu bagaimana script itu
bekerja. Memang mereka adalah bagian dari komunitas, namun jika
mereka tidak mau belajar, mereka tidak akan lebih hebat dari 'Small
Penis Loosers'.
Lain dari pada itu, masih tersisa sekelompok anak muda serius
yang secara bertahap belajar dan meningkatkan kemampuan mereka,
hingga menjadi Hacker Sejati.
Main stream dunia hacker itu sekarang telah jauh berubah, mereka
mulai menghancurkan infrastruktur yang telah dirintis oleh
pendahulunya. Dan yang lebih menyedihkan lagi, mereka itu tidak
mau belajar dan menjadi pintar, sehingga selamanya menjadi orang
bodoh.
Saya yakin anda tidak ingin menjadi seperti itu !!
[INGIN MENJADI HACKER]
Untuk menjadi Hacker, yang diperlukan pertama sekali adalah
keinginan. Karena yang jadi pertanyaan bukanlah 'Apakah saya akan
menjadi seorang Hacker ?', tetapi 'Apakah saya ingin menjadi seorang
Hacker ?'. Jika anda telah memiliki keinginan, maka anda telah
memiliki sebuah modal dasar sebagai pijakan anda anda dalam
melangkah.
Segala sesuatu pasti dimulai dari impian, dan sudah pasti jika anda
memiliki impian, anda akan mencoba untuk merealisasikannya. Intinya,
sebelum melangkah yakinkan kalau anda telah miliki keinginan.
[*] Pelajari bahasa pemprograman.
Hal pertama yang harus anda pelajari adalah bahasa pemprograman.
Saat ini di dalam distribusi sistem operasi Linux, terdapat beragam
tool-tool berguna yang akan menunjang anda untuk belajar memprogram.
Untuk mendapatkan Linux saat ini sudah sangat mudah, anda bisa
membelinya secara online (www.gudanglinux.or.id), mendapatkan
Copy-an CD nya dari teman. Atau jika anda mempunyai akses internet
yang baik, anda bisa langsung mendownload distribusi linux situs
resmi-nya, atau melalui www.linuxiso.com.
Menurut Eric S. Raymond, bahasa pemprograman yang baik untuk anda
pelajari pertama sekali adalah 'Python'.
"Desain-nya bersih, terdokumentasi dengan baik dan cukup mudah bagi
pemula"
[ERIC S. RAYMOND]
[PYTHON]
$ python
Python 2.1.1 (#2, Sep 26 2001, 09:32:53)
[GCC 2.95.3-5 (cygwin special)] on cygwin
Type "copyright", "credits" or "license" for more information.
>>>
>>> print "Hello world \n"
Hello world
>>>
[PYTHON EOF]
Setelah python, anda bisa melanjutkan dengan 'JAVA'. Java sangat
populer, dikarenakan 'bytecode' hasil kompilasinya bersifat 'Machine
Independent' yang tidak bergantung kepada mesin atau jenis
prosessor, namun bergantung kepada 'Runtime Environment-nya'. Namun
dibalik keunggulannya, 'rakus' memory adalah salah satu kelemahan
Java.
Pada akhirnya, jika anda ingin serius terhadap pemprograman, mau
tidak mau anda akan berhadapan dengan C. Bahasa yang digunakan untuk
menulis sistem operasi Unix dan Linux (juga sistem operasi lainnya).
Assembly juga bahasa yang penting. Dimana jika anda menguasai
assembly anda akan mulai merasakan 'jiwa sebuah mesin'. Anda akan
belajar memprogram sesuatu dari dasar, memprogram tiap bagian,
sehingga anda akan memahami 'Bagaimana Ia Bekerja !'
Buku atau Kursus saja tidak akan cukup untuk menjadikan anda
programmer yang handal. Memprogram harus dilakukan seperti
mempergunakan bahasa sehari-hari. Yang harus anda lakukan adalah
membaca kode dan menulis kode.
Cobalah untuk membaca kode (software opensource) orang lain.
Pelajari pola pikir dan teknik pemecahan masalah-nya. Dan coba
temukan cara yang lebih baik.
[*] Pelajari dan kembangkan salah satu Unix OpenSource.
Mengapa Linux/Unix OpenSource begitu penting ? Ini semua tidak lepas
dari semangat OpenSource itu sediri. Dengan mempelajari kode-kode
yang dirilis bebas dalam sistem operasi OpenSource, kita dapat
mempelajari pola pikir seorang programmer/Hacker, kita dapat
menemukan cara mereka dalam meyelesaikan masalah dan mencoba mencari
metoda penyelesaian masalah yang lebih baik dari apa yang mereka
lakukan. OpenSource juga membantu kita dalam membangun sebuah
aplikasi, sehingga kita tidak perlu direpotkan dengan 'research'.
Mereka telah melakukan-nya untuk kita, dan kita bisa memanfaatkan
waktu yang tersisa untuk hal yang lebih spesifik.
"Saya bisa berpandangan jauh, karena saya berdiri di pundak
orang-orang jenius terdahulu .. "
[Sir Isaac Newton]
[*] Pelajari hal-hal baru.
Banyak hal-hal baru muncul, dan setiap hal (apapun) akan memberikan
kita pelajaran berarti untuk hidup dan hidup adalah HACKING.
Hindarilah untuk bersikap skeptis dan mulailah untuk berpikiran
terbuka. Hal-hal baru -terlebih-lebih yang begitu radikal-, banyak
di tentang oleh sebagian orang skeptis, namun sebuah pemikiran
terbuka akan memberikan alur yang baik dalam memperolah ilmu.
Ilmu ada dimana-mana. Bahkan dalam suatu yang dianggap kotor.
Sebagai contoh, coba anda bandingkan 'kotoran' sapi (hewan
herbivora) dengan 'kotoran' kucing (hewan karnivora). Dapat kita
lihat kalau kotoran sapi 'lebih menggunung' dari pada kotoran
kucing, dan tidak terlepas dari itu, secara umum dapat kita tarik
kesimpulan, bahwa hewan herbivora (pemakan tanaman) lebih banyak
dari pada hewan karnivora (pemakan daging). Penyebab yang paling
relevan untuk hal ini adalah faktor 'makanan'. Tumbuhan yang
dikonsumsi oleh hewan herbivora (dalam contoh ini sapi) mengandung
'selulose' atau serat lebih sulit dicerna, sehingga lebih banyak
meninggalkan zat sisa. Hal ini tidak berlaku pada hewan karnivora
(dalam contoh ini kucing). Daging lebih mudah dicerna, sehingga
hanya meninggalkan sedikit zat sisa.
Dengan sedikit imajinasi kotor, coba bayangkan hal-hal yang lebih
kotor lagi untuk dianalisa dan diambil pelajarannya.
Dalam lingkup komputer, pelajarilah semua hal-hal baru. Anda bisa
menemukan banyak hal baru melalui artikel, journal, atau
berita-berita 'nerd' di 'slashdot'.
[*] Selalu gunakan logika.
Berpikir dengan logika sangat diperlukan dalam Hacking. Dalam
Hacking anda akan berhadapan dengan berbagai keadaan untuk dianalisa
dan dipecahkan secara logika.
Logika akan sangat membantu anda untuk menghidupkan kembali
rasionalitas yang hilang dan berpikir membantu anda untuk hidup dan
tetap hidup.
[*] Ikuti perkembangan teknologi dan informasi.
Teknologi Informasi berkembang sangat cepat. Sebuah bahasa
pemprograman yang kita pelajari hari ini bisa cepat berganti dengan
bahasa atau visual programming baru yang lebih mudah -baca
memudahkan, alih-alih membodohkan-. Semua itu berganti seiring
berlalunya waktu dan ketika kita tersadar kita sudah jauh
ketinggalan.
Ada baiknya anda selalu membaca, atau minimal mendapatkan 'digest'
dari ilmu-ilmu/info terbaru. Anda juga bisa mendapatkan informasi
dari Mailing List dan NewsGroup.
Dengan selalu up-to-date, anda akan selalu dekat dengan informasi.
[*] Ketahui hal-hal yang belum diketahui.
Dalam apapun didunia ini, kita harus bercermin. Buang semua
prasangka dan nilai-nilai. Buang anggapan sepihak kalau 'saya adalah
seorang wizard'. Duduklah sejenak dan mulai berpikir.
Apa yang saya ketahui ?
Apa yang belum saya ketahui ?
Inginkah saya mengetahuinya ?
Jika ya ...
Apa yang harus saya lakukan ?
Tentu saja belajar !
Mengapa hal ini begitu sulit ?
Karna anda belum memiliki pegangan yang kokoh !
Apa yang harus saya lakukan ?
Ketahui apa yang belum anda ketahui !!!!
Untuk dapat memahami komputer anda akan menemukan sesuatu yang
saling berhubungan. Untuk memahami satu hal anda harus memahami dulu
beberapa hal yang lain.
Untuk bisa memahami cara kerja NMAP (Os Fingger Print, yang
memanfaatkan urutan stack TCP/IP sebagai identifier) anda harus
memahami dulu konsep pemprograman Bahasa C, anda juga harus memahami
'pointer', dan konsep pointer erat kaitannya dengan 'stack',
sebaiknya anda juga memiliki pemahaman stack yang baik !
Anda juga akan disibukkan dengan belajar konsep TCP/IP. Anda juga
harus tahu dulu 'dimana bisa mendapatkan info tentang TCP/IP'.
Dengan begini, tariklah kesimpulan untuk mengenal segala sesuatu dan
memahami serta mencari jawaban terhadap hal-hal yang tidak kita
ketahui !
[*] Terus Belajar.
Yang paling penting dari semua hal diatas adalah selalu belajar.
Tanpa belajar anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Jangan pernah
beranggapan jika 'telah' menjadi Hacker anda akan berhenti belajar,
malah sebaliknya anda akan mulai belajar kembali untuk menjadi
seorang Hacker yang berdedikasi.
Terus belajar, dan ingatlah ketika anda berhenti sejenak dan
mengenang kembali ... anda telah menjadi seorang Hacker yang
tangguh!.
[*] Mengabdi kepada budaya Hacker
Setelah semuanya selesai dan anda sedang beristirahat setelah
aktifitas Hacking 37 Jam yang melelahkan. Coba ingat kembali.
Siapa yang memperkenalkan anda kepada komputer ?
Siapa yang membimbing anda mempelajarinya ?
Siapa yang dengan setia menemani anda mengejar informasi ?
Siapa yang pertama sekali mengenalkan anda dengan HACKING ?
Mengajari anda teknik-teknik Hacking Dasar ?
Mengajari anda tentang bersikap dan berfikir layaknya HACKER ?
Siapa yang membuat sistem operasi Hacker, Linux ?
Siapa yang mengembangkannya ?
Siapa yang membuatnya begitu mudah untuk dioperasikan dengan
tampilan yang begitu cantik ?
Siapa yang telah membuat anda HADIR didunia ini ?
Bahagiakan mereka .....
Jika anda berpikir cara terbaik untuk membahagiakan mereka adalah
dengan membayar mereka dengan uang, anda SALAH BESAR. Jika yang anda
lakukan adalah mengucapkan ribuan terima kasih kepada mereka, juga
SALAH.
Cukup lakukan apa yang telah mereka lakukan. Jika anda merasa
terbantu dengan dokumen ini, buat sebuah dokumen baru, buat yang
lebih baik dan berbagilah dengan sesama !
Dengan melakukan hal-hal kecil yang terbaik yang bisa anda lakukan,
berarti anda telah mengabdi kepada budaya Hacker itu.
Dan ketika pagi datang, dan mentari memancarkan cahayanya. SUDAH
WAKTUNYA UNTUK KELUAR, DAN MENGENAL DUNIA.
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
ALL ABOUTZ HACKING
--====----====----====----====----====----====----====----====-----="Dan aku menemukan sebuah dunia diluar sana ..." [H3D87]
Kembali ke tahun 1959 ketika semua ini bermula. Tak ada yang bisa
membayangkan "EAM room" pada Building 26 MIT saat itu. Sebuah
ruangan baru di MIT, Massacusetts Institute of Technology tempat
dimana sebuah mesin yang bekerja seperti komputer tertidur pulas.
Saat itu tidak banyak orang yang dapat membayangkan sebuah mesin
pintar, sebuah komputer. Namun sebuah keberuntungan bagi beberapa
orang anak muda yang tergabung dalam 'TECH MODEL RAILROAD CLUB',
TMRC. Saat gerbang terbuka lebar, dan inilah saatnya untuk HACKING
dan menemukan bagaimana mesin ini bekerja.
Hacker adalah sebuah julukan bagi seorang programmer yang mampu
membuat sebuah aplikasi atau sebuah alogaritma pemecahan masalah
yang lebih baik dari pada yang telah dirancang bersama. Lebih luas
dari itu Hacker adalah orang yang bisa mengatasi keterbatasan dengan
cara yang lebih baik dan sederhana -bahkan terkesan unik-.
Seorang Hacker memiliki pola pikir yang mantap dalam menyelesaikan
permasalahan-permasalahan seputar logika dan analisa. Hal ini yang
banyak membuat Hacker melabelisasi diri sebagai seorang 'NERD'.
Prinsip serupa yang dilakukan sebagai lompatan sosial dimana
kurangnya penghargaan masyarakat akan 'jiwa/perilaku' Hacker itu
sendiri.
Seiring berlalunya waktu, makna dari Hacking mulai meluas -bahkan
menyalahi- dari makna yang sebenarnya.
Hacking. Setiap maniak komputer, 'Techno Nerd', 'Hackivist',
'Hacker' punya pengertian tersendiri tentang Hacking.
[1] H3D87 (Penulis)
Hacking adalah suatu bentuk pola pikir dan teknik pemecahan masalah
yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama dan terkadang
terkesan unik.
Bagi saya Hacking tidak hanya tergantung dalam konteks komputer,
software Hacking, kernel Hacking, hardware Hacking. Namun dalam
konteks dunia. Dunia adalah tempat yang indah untuk Hacking.
Perhatikan dunia, ambil suatu permasalahan dan mulai cari cara untuk
mengatasinya dengan lebih baik.
'Perhatikan, Pelajari, Kuasai'
[H3D87]
[2] R. Kresno Aji
Hacking adalah suatu seni dalam memahami sistem operasi dan
sekaligus salah satu cara dalam mendalami sistem keamanan jaringan,
sehingga kita bisa menemukan cara yang lebih baik dalam mengamankan
sistem dan jaringan.
(Terima kasih atas inputnya :), H3D87)
[3]y3dips (echo staff)
Hacking adalah bagaimana memberikan"nutrisi"yang lebihkepada otakmu,
bagaimana asyiknya mejalankan semua kemungkinan untuk dapatkepastian
hacking adalah memacu batas-batas kemampuan untuk temukan kepuasan;
temukan ; temukan dan temukan.
hacking bukan kejahatan; tetapi seni untuk "hidup" di dunia maya
[4] Anda sendiri ... (temukan)
Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya anda meresapi makna dari
Hacking dalam hidup anda. Setiap manusia punya pola pikir dan
pemahaman tersendiri, sudah saatnya bagi anda untuk mencari makna
Hacking, sesuai dengan hati nurani anda !!
Jangan lupa untuk mengirimkan makna Hacking anda kepada saya via
e-mail ke: h3d87@yahoo.com
[SANG HACKER]
Mari mulai melangkah ...
'I am a Hacker, enter my world.'
[The Conscience of Hacker, The Mentor]
Hacker didominasi oleh pria, dan sebagian besar remaja pria. Cukup
wajar -saya rasa- mengingat setiap pria punya impian dan punya
semangat untuk mewujudkannya. Hacker secara sosial, memiliki status
sosial menengah. Menengah dalam artian mereka cukup sejahtera dan
bisa memiliki komputer dan akses internet. Memang internet tidak
bisa lepas dari kehidupan Hacker. Di internet lah para Hacker
bertemu, berdiskusi dan saling berkelakar.
Secara psikologi dan naluriah Hacker memiliki banyak persamaan.
Setiap Hacker pada dasarnya anti otoritas. Dimana otoritas yang
sewenang-wenang akan membuat semua pemikiran baru dan ilmiah
dilecehkan. Otoritas juga yang membuat sistem dan tatanan kehidupan
begitu menjemukan. Kebebasan itu indah, tapi ingat kebebasan anda
adalah kebebasan orang lain juga. Bersiaplah untuk menarik diri jika
anda mulai merasa cukup egois.
Dalam kehidupan sosial Hacker biasanya tidak memiliki tempat.
Terlarut dalam kehidupan sosial akan membuat anda lengah -bahkan
malas-. Kehidupan sosial itu bukannya menjijikkan, hanya saja budaya
mainstream sekarang sangat keras. Saat manajemen mengalahkan teknik.
Setiap orang berlomba-lomba untuk menciptakan sebuah manajemen yang
ideal, tanpa pernah berpikir apakah sistem tersebut cukup ideal
untuk diterapkan secara teknik.
Kehidupan sosial juga banyak memberi dampak negatif.
Rasionalitas sekarang telah luntur. Setiap teori baru yang
diterapkan dalam kehidupan sosial ditolak dengan sangat skeptik. Dan
yang paling jelas, semakin sorang Hacker terjun kedalam kehidupan
sosial (non ilmiah) mereka sudah tidak punya waktu lagi untuk
membaca, belajar, dan mengembangkan teorinya.
Namun hal ini jangan dinilai dengan begitu ekstrim. Bagaimanapun
setiap manusia adalah makhluk sosial. Butuh orang lain 'yang nyata'.
Dan bukanlah hal yang aneh jika seorang Hacker memiliki kehidupan
sosial yang baik, ikut dalam organisasi sosial masyarakat, memiliki
kekasih dan hidup normal di masyarakat. Hal ini malah sangat baik !
Secara fisik Hacker bisa dikenali dengan kegemaran membaca, tampil
eksentrik, dan memiliki pola pikir yang sedikit -bahkan banyak-
menyimpang.
Gemar membaca adalah syarat utama untuk menjadi seorang Hacker.
Dunia bisa dijelajahi melalui buku. Hacker biasanya tertarik dengan
bahasan berorientasi teknik, fiksi ilmiah juga manual-manual
komputer (biasa disebut RTFM, Read The Fuckin' Manual).
Bacaan fiksi ilmiah secara tidak langsung akan
menginspirasikan kepada kita beberapa hal baru. Bacaan fiksi
ilmiah juga memberikan kita pencerahan kebebasan berfikir. Mulailah
berkhayal, mimpikan sesuatu, pelajari dan wujudkan! Percaya atau
tidak, tapi sebagian besar penemuan dekade ini merupakan impian pada
dekade-dekade sebelumnya.
Hacker dan 'nyentrik' sebenarnya tidak ada hubungan sama sekali.
Namun dengan kebebasan berfikir tadi, setiap Hacker menerapkan
sebuah konsep hidup dan gaya hidup yang unik, yang pasti dengan
'begitu' mereka merasa nyaman.
Kehidupan Hacker sewaktu remaja bisa dikatakan cukup sulit. Remaja
saat ini masih belum bisa memahami kehidupan seorang 'geek'. Geek
sebagai labelisasi dari Hacker terkesan 'glow in the dark'. Baik
fisik maupun psikologis mereka cukup berbeda dengan 'anak-anak
populer' di sekolah. Seperti 'Peter Deutsch' (salah satu Hacker
gelombang pertama), 'anak' ini tidak memiliki kemampuan apa-apa
dibidang olah raga, namun 'master' dalam matematika. Remaja
saat ini jauh lebih menghargai penampilah fisik dan kemampuan
dilapangan. Tidak seharusnya seseorang dihargai karna
'kecantikannya', karna dia adalah seorang '.....', tapi dalam dunia
Hacker seseorang dihargai dari apa yang dilakukan dan apa yang
dipikirkannya.
Banyak diantara Hacker yang bosan dengan formalitas dan tuntutan
sosial. Bahkan diantara mereka, mencoba mendobrak tuntutan sosial
tersebut.
Sebagai contoh, sekolah. Hacker-hacker muda biasanya benci sekolah.
Sekolah sering diibaratkan sebagai 'Makanan Bayi'. Ketika Hacker
tumbuh dewasa dan rasa ingin tahunya tak terpuaskan dengan sekolah,
mereka belajar dari dunia. Belajar dengan mengamati, yang disebut
sebagai visual learning. Sekolah terkadang -hampir pasti- tidak
memberikan jawaban terhadap rasa ingin tahu seorang Hacker. Salah
satu alasan mengapa mereka membenci sekolah.
Satu-satunya cara untuk mengenal dunia adalah dengan mengamatinya.
Kita harus belajar dari dunia. Perhatikan dunia, cari pola dan
kesamaannya maka kita akan dapat belajar banyak hal.
Sebagai contoh:
Kita belajar hukum kelembaman di sekolah. Dimana sebuah benda
cenderung untuk mempertahankan posisinya untuk tetap diam atau
bergerak melalui garis lurus.
Coba kita hubungkan dengan kehidupan. Anda pasti pernah untuk
mencoba bersantai sejenak dihari libur. Hari pertama anda habiskan
untuk bermain Play Station (tidak belajar). Hari ke 2 anda habiskan
untuk mencoba 8 game terbaru yang anda download beserta crackz nya
(tanpa belajar). Begitu juga hari selanjutnya anda habiskan dengan
bermain tanpa belajar, hingga liburan usai. Dan ketika anda memulai
untuk kembali belajar, anda akan mendapat kesulitan dan bahkan
terkadang anda harus memulai dari awal (scratch) lagi. Saat inilah
'kelembaman' terjadi pada diri anda. Diri anda cenderung untuk
mempertahankan posisi untuk tetap bermain dan tanpa anda sadari anda
yang telah berada 2 satuan disebelah kanan titik keseimbangan (2
poin kebaikan), ternyata sekarang berada 2 satuan sebelah kiri titik
keseimbangan (2 poin keburukan). Anda telah bergeser 4 langkah
kebelakang dari posisi awal. Maka untuk mencapai nilai yang lebih
tinggi dari posisi awal tadi, anda harus mengeluarkan energi
sebesar:
2 (sampai titik keseimbangan) + 2 (posisi awal anda) + n (posisi
yang hendak anda raih).
Semua hal dalam hidup ini saling berhubungan. Pelajarilah !!
"Pelajarilah semesta ini. Jangan merasa kecewa jika dunia tidak
mengenal anda, tapi kecewalah jika anda tidak mengenal dunia"
[Kong Fu Tse]
[IDENTIFIKASI HACKER]
Menurut Marc Rogers, Hacker dapat di-identifikasi atas:
[1]. Old School Hackers
Kelompok tertua sekaligus pionir dari mitologi Hacker.
Mereka adalah sekelompok anak muda 'Techno Nerd' yang
berasal dari MIT atau Stanford University. Mereka begitu
menikmati pemprograman dan analisa sistem tanpa tertarik
kepada pengerusakan sistem dan pencurian data.
[2]. Script Kiddies atau Cyber Punks
Kelompok ini biasanya lebih muda. Mereka berusia 12-30 tahun
dan kebanyakan masih berada dibangku sekolah. Bosan
terhadap sekolah, namun mereka mempunyai pengetahuan yang
luas tentang teknologi. Mereka mengambil script/eksploits
lalu menggunakannya untuk menghancurkan sistem sebanyak
mungkin yang dapat dilakukannya.
[3]. Profesional kriminal atau CRACKERS
Kelompok ini memiliki kemampuan komputer yang sangat
tinggi, namun memiliki sifat naluri pengerusakan yang besar.
Mereka biasanya dibayar oleh sebuah perusahaan untuk
menjatuhkan lawan bisnisnya.
[4]. Coder/Virus Writer
Bakat alamiah seorang programmer. Mereka mampu melakukan
Coding setiap hari, serta menemukan kelemahannya. Mereka
tertarik dengan sebuah kehidupan artifisial. Membuat sesuatu
yang 'hidup' dalam komputer. Mencobanya dalam sebuah
laboratorium virus komputer yang disebut 'ZOO', lalu
melepaskannya di dunia liar (baca: Internet)
[HACKER VS CRACKER]
Di sisi lain dunia Hacker. Terdapat pula sekumpulan ahli komputer
bawah tanah, 'Techno Junkies', atau yang lebih dikenal sebagai
CRACKER.
Cracker adalah sisi gelap dari Hacker. Mereka mengggunakan
kemampuan mereka untuk mendapatkan akses ke dalam komputer/data
bank dan data-data rahasia. Pada dasarnya mereka adalah orang-orang
pintar, kepandaian mereka dalam ilmu komputer menyamai -bahkan
lebih- dari Hacker, namun sayang ilmu mereka dimanfaatkan untuk hal
yang tidak berguna.
Dari sini bisa kita tarik kesimpulan bahwa, ada jurang pemisah
antara Hacker dengan Cracker. Keduanya adalah relevan tapi tidak
sama. Keduanya tetaplah aktifis elektronik, namun berjalan di jalan
yang berbeda.
Bagi Hacker, mereka biasanya sedikit enggan untuk berhubungan dengan
Cracker. Cracker sudah seharusnya keluar dari 'Play Pen' (box tempat
bayi bermain) dan mulai untuk menanggapi komputer secara serius
bukan sekedar bermain (baca: bereksperimen)
[PANGGUNG PERHACKINGAN]
Jika kita melangkah lebih dalam, mengenal dan bukan hanya
mengetahui, kita akan menemui sebuah sub-kultural dalam dunia
Hacking. Secara elektronis, Hacker-Hacker seluruh dunia berhubungan
baik itu melalui IRC, Messengger dan E-mail. Dan dalam menjalin
hubungan yang baik antar sesama Hacker dibentuklah sebuah aturan
main/kode etik.
[KODE ETIK HACKER]
[1]. Akses ke komputer atau apapun yang dapat mengajari
anda bagaimana dunia bekerja haruslah tidak terbatas.
Selalu acungkan jari tengah dalam setiap bentuk
imprelialisme dan pengekangan.
[2]. Semua informasi haruslah gratis (bebas)
[3]. Jangan pernah percaya kepada OTORITAS.
[4]. Hackers -dan siapa-pun- haruslah dihargai dengan
kemampuan Hackingnya, bukan dikarenakan bogus kriteria,
seperti tingkatan, umur, dan posisi.
[5]. Kita dapat membuat keindahan dengan komputer.
[6]. Komputer dapat membuat hidup kita menjadi lebih baik.
[7]. Seperti lampu 'Aladdin', kita dapat membuat apapun
berada dalam genggaman.
Setiap Hacker sejati haruslah selalu menjalankan kode etik, walaupun
tidak ada keharusan dalam menjalankannya. Namun dalam dunia
itelektual, melanggar kode etik adalah suatu hal yang sangat
memalukan. Ingatlah, Hacker memiliki ingatan yang baik, sekali saja
anda melanggar kode etik, maka untuk kembali dan berinteraksi dengan
komunitas dibutuhkan waktu yang sangat lama.
Berkembangnya komputer mini dengan harga yang semakin terjangkau
membuat komunitas elektronik ini meluas.
Pada saat itu (1980-han), adalah suatu kebanggaan untuk menggunakan
komputer bagi remaja. Sebagian dari mereka hanya mempergunakan
komputer untuk bermain game. Namun sebagian diantara mereka tumbuh
menjadi Hacker sejati melalui seleksi alam.
Saat modem menjadi sebuah kebutuhan, dan BBS (Bulletin Board System)
tersebar dimana-mana. Sudah saatnya untuk mengintip keluar. Dunia
virtual begitu luas. Dan komunitas kembali terbentuk.
Dalam jangkauan yang lebih luas lagi terminologi Hacker 'baru'
terbentuk. Mereka kebanyakan remaja, memili kemampuan komputer yang
tinggi, dan selalu tertarik untuk mencoba hal-hal baru.
Satu-persatu komunitas kecil terbentuk, mereka tidak hanya
berhubungan melalui BBS (baca: Mail Box), namun pertemuan-pertemuan
'nyata' mulai dilakukan. Dan untuk menegaskan eksistensi mereka,
dikenallah sebuah Manifesto atau lebih dikenal sebagai 'THE
CONSCIENCE OF HACKER'. Pertama sekali dirilis dalam majalah
elektronik (e-zine) Phreak-Hack (PHRACK), yang ditulis oleh 'The
Mentor'
[THE CONSCIENCE OF HACKER]
Ini adalah dunia kami sekarang
Dunia-nya elektron dan switch
dan keindahan sebuah baud.
Kami ada tanpa paham kebangsaan, perbedaan warna kulit, atau
prasangka keagamaan.
Anda memproklamirkan perang, membunuh, dan berlaku curang,
dan membohongi kami serta meyakinkan bahwa ini adalah untuk
kebaikan kami, namun tetap saja kami disebut kriminal.
Ya ... saya adalah seorang kriminal.
Kejahatan saya adalah rasa ingin tahu.
Kejahatan saya adalah LEBIH PINTAR dari kalian, sesuatu yang
tidak pernah kalian harapkan.
Saya adalah seorang HACKER, dan ini adalah MANIFESTO-ku
Kalian bisa menghentikan saya, tapi tidak akan pernah dapat
menghentikan kami semua. ...
[The Mentor, Phrack issue 0x07]
[KOMUNITAS CYBER]
Seperti halnya kehidupan nyata, masyarakat cyber juga
membentuk-komunitas berdasarkan mood dan persamaan ide. Beberapa
diantaranya berdasarkan daerah/region. Komunitas Hacker tumbuh
seirama dengan komunitas cyber lainnya. Sebagai sebuah komunitas,
komunitas Hacker terdiri atas 'tetua' beserta anggota-anggota nya.
Kmunitas Hacker, biasanya tidak memiliki pemimpin dan tidak begitu
menghargai pemimpin. Mereka percaya semua bentuk 'penguasaan'
tidaklah baik. Namun dari pada itu, komunitas Hacker mengenal tetua,
'kepala suku', atau seseorang yang ditinggikan setingkat namun tidak
dianggap pemimpin.
Pada dasarnya, tidak baik memiliki penguasa (jika pemimpin
diartikan begitu). Dan Hacker tidak percaya dengan penguasa, dimana
setiap individu menjadi penguasa atas dirinya sendiri.
Dalam komunitas,tidak mungkin kita hidup tanpa peraturan, juga tanpa
pemimpin, Hacker juga menyadari itu. Untuk itulah 'tetua' atau
'kepala suku', 'elite', atau 'DEMIGOD'. Mereka ditinggikan dan
didengar pendapatnya (untuk kemajuan bersama), namun tidak seperti
pemimpin didunia nyata, para tetua tidak sepantasnya dihormati
secara berlebihan. Mereka dihargai karena reputasinya, dedikasinya
bukan karena ia adalah seorang tetua.
Hacker berkumpul dan berkomunikasi secara elektronis melalui media
Mailing List, atau diskusi IRC. Namun tidak jarang komunitas Hacker
sejati dikotori oleh para LAMER (Istilah untuk orang yang tidak
memiliki kemampuan Hacking, terlalu sombong dan membanggakan dirinya
melalui IRC channel).
Komunitas pada saat sekarang ini sudah sangat buruk. Menurut seorang
rekan dari USA yang saya hubungi mengutarakan "Hacking Scene is just
bunch of small penis loosers". Ya, ada benarnya. Jika kita melihat
realita sekarang ini 'Para Hacker' hanyalah sekelompok anak sekolah
yang pandai mengunakan script, tanpa mau tahu bagaimana script itu
bekerja. Memang mereka adalah bagian dari komunitas, namun jika
mereka tidak mau belajar, mereka tidak akan lebih hebat dari 'Small
Penis Loosers'.
Lain dari pada itu, masih tersisa sekelompok anak muda serius
yang secara bertahap belajar dan meningkatkan kemampuan mereka,
hingga menjadi Hacker Sejati.
Main stream dunia hacker itu sekarang telah jauh berubah, mereka
mulai menghancurkan infrastruktur yang telah dirintis oleh
pendahulunya. Dan yang lebih menyedihkan lagi, mereka itu tidak
mau belajar dan menjadi pintar, sehingga selamanya menjadi orang
bodoh.
Saya yakin anda tidak ingin menjadi seperti itu !!
[INGIN MENJADI HACKER]
Untuk menjadi Hacker, yang diperlukan pertama sekali adalah
keinginan. Karena yang jadi pertanyaan bukanlah 'Apakah saya akan
menjadi seorang Hacker ?', tetapi 'Apakah saya ingin menjadi seorang
Hacker ?'. Jika anda telah memiliki keinginan, maka anda telah
memiliki sebuah modal dasar sebagai pijakan anda anda dalam
melangkah.
Segala sesuatu pasti dimulai dari impian, dan sudah pasti jika anda
memiliki impian, anda akan mencoba untuk merealisasikannya. Intinya,
sebelum melangkah yakinkan kalau anda telah miliki keinginan.
[*] Pelajari bahasa pemprograman.
Hal pertama yang harus anda pelajari adalah bahasa pemprograman.
Saat ini di dalam distribusi sistem operasi Linux, terdapat beragam
tool-tool berguna yang akan menunjang anda untuk belajar memprogram.
Untuk mendapatkan Linux saat ini sudah sangat mudah, anda bisa
membelinya secara online (www.gudanglinux.or.id), mendapatkan
Copy-an CD nya dari teman. Atau jika anda mempunyai akses internet
yang baik, anda bisa langsung mendownload distribusi linux situs
resmi-nya, atau melalui www.linuxiso.com.
Menurut Eric S. Raymond, bahasa pemprograman yang baik untuk anda
pelajari pertama sekali adalah 'Python'.
"Desain-nya bersih, terdokumentasi dengan baik dan cukup mudah bagi
pemula"
[ERIC S. RAYMOND]
[PYTHON]
$ python
Python 2.1.1 (#2, Sep 26 2001, 09:32:53)
[GCC 2.95.3-5 (cygwin special)] on cygwin
Type "copyright", "credits" or "license" for more information.
>>>
>>> print "Hello world \n"
Hello world
>>>
[PYTHON EOF]
Setelah python, anda bisa melanjutkan dengan 'JAVA'. Java sangat
populer, dikarenakan 'bytecode' hasil kompilasinya bersifat 'Machine
Independent' yang tidak bergantung kepada mesin atau jenis
prosessor, namun bergantung kepada 'Runtime Environment-nya'. Namun
dibalik keunggulannya, 'rakus' memory adalah salah satu kelemahan
Java.
Pada akhirnya, jika anda ingin serius terhadap pemprograman, mau
tidak mau anda akan berhadapan dengan C. Bahasa yang digunakan untuk
menulis sistem operasi Unix dan Linux (juga sistem operasi lainnya).
Assembly juga bahasa yang penting. Dimana jika anda menguasai
assembly anda akan mulai merasakan 'jiwa sebuah mesin'. Anda akan
belajar memprogram sesuatu dari dasar, memprogram tiap bagian,
sehingga anda akan memahami 'Bagaimana Ia Bekerja !'
Buku atau Kursus saja tidak akan cukup untuk menjadikan anda
programmer yang handal. Memprogram harus dilakukan seperti
mempergunakan bahasa sehari-hari. Yang harus anda lakukan adalah
membaca kode dan menulis kode.
Cobalah untuk membaca kode (software opensource) orang lain.
Pelajari pola pikir dan teknik pemecahan masalah-nya. Dan coba
temukan cara yang lebih baik.
[*] Pelajari dan kembangkan salah satu Unix OpenSource.
Mengapa Linux/Unix OpenSource begitu penting ? Ini semua tidak lepas
dari semangat OpenSource itu sediri. Dengan mempelajari kode-kode
yang dirilis bebas dalam sistem operasi OpenSource, kita dapat
mempelajari pola pikir seorang programmer/Hacker, kita dapat
menemukan cara mereka dalam meyelesaikan masalah dan mencoba mencari
metoda penyelesaian masalah yang lebih baik dari apa yang mereka
lakukan. OpenSource juga membantu kita dalam membangun sebuah
aplikasi, sehingga kita tidak perlu direpotkan dengan 'research'.
Mereka telah melakukan-nya untuk kita, dan kita bisa memanfaatkan
waktu yang tersisa untuk hal yang lebih spesifik.
"Saya bisa berpandangan jauh, karena saya berdiri di pundak
orang-orang jenius terdahulu .. "
[Sir Isaac Newton]
[*] Pelajari hal-hal baru.
Banyak hal-hal baru muncul, dan setiap hal (apapun) akan memberikan
kita pelajaran berarti untuk hidup dan hidup adalah HACKING.
Hindarilah untuk bersikap skeptis dan mulailah untuk berpikiran
terbuka. Hal-hal baru -terlebih-lebih yang begitu radikal-, banyak
di tentang oleh sebagian orang skeptis, namun sebuah pemikiran
terbuka akan memberikan alur yang baik dalam memperolah ilmu.
Ilmu ada dimana-mana. Bahkan dalam suatu yang dianggap kotor.
Sebagai contoh, coba anda bandingkan 'kotoran' sapi (hewan
herbivora) dengan 'kotoran' kucing (hewan karnivora). Dapat kita
lihat kalau kotoran sapi 'lebih menggunung' dari pada kotoran
kucing, dan tidak terlepas dari itu, secara umum dapat kita tarik
kesimpulan, bahwa hewan herbivora (pemakan tanaman) lebih banyak
dari pada hewan karnivora (pemakan daging). Penyebab yang paling
relevan untuk hal ini adalah faktor 'makanan'. Tumbuhan yang
dikonsumsi oleh hewan herbivora (dalam contoh ini sapi) mengandung
'selulose' atau serat lebih sulit dicerna, sehingga lebih banyak
meninggalkan zat sisa. Hal ini tidak berlaku pada hewan karnivora
(dalam contoh ini kucing). Daging lebih mudah dicerna, sehingga
hanya meninggalkan sedikit zat sisa.
Dengan sedikit imajinasi kotor, coba bayangkan hal-hal yang lebih
kotor lagi untuk dianalisa dan diambil pelajarannya.
Dalam lingkup komputer, pelajarilah semua hal-hal baru. Anda bisa
menemukan banyak hal baru melalui artikel, journal, atau
berita-berita 'nerd' di 'slashdot'.
[*] Selalu gunakan logika.
Berpikir dengan logika sangat diperlukan dalam Hacking. Dalam
Hacking anda akan berhadapan dengan berbagai keadaan untuk dianalisa
dan dipecahkan secara logika.
Logika akan sangat membantu anda untuk menghidupkan kembali
rasionalitas yang hilang dan berpikir membantu anda untuk hidup dan
tetap hidup.
[*] Ikuti perkembangan teknologi dan informasi.
Teknologi Informasi berkembang sangat cepat. Sebuah bahasa
pemprograman yang kita pelajari hari ini bisa cepat berganti dengan
bahasa atau visual programming baru yang lebih mudah -baca
memudahkan, alih-alih membodohkan-. Semua itu berganti seiring
berlalunya waktu dan ketika kita tersadar kita sudah jauh
ketinggalan.
Ada baiknya anda selalu membaca, atau minimal mendapatkan 'digest'
dari ilmu-ilmu/info terbaru. Anda juga bisa mendapatkan informasi
dari Mailing List dan NewsGroup.
Dengan selalu up-to-date, anda akan selalu dekat dengan informasi.
[*] Ketahui hal-hal yang belum diketahui.
Dalam apapun didunia ini, kita harus bercermin. Buang semua
prasangka dan nilai-nilai. Buang anggapan sepihak kalau 'saya adalah
seorang wizard'. Duduklah sejenak dan mulai berpikir.
Apa yang saya ketahui ?
Apa yang belum saya ketahui ?
Inginkah saya mengetahuinya ?
Jika ya ...
Apa yang harus saya lakukan ?
Tentu saja belajar !
Mengapa hal ini begitu sulit ?
Karna anda belum memiliki pegangan yang kokoh !
Apa yang harus saya lakukan ?
Ketahui apa yang belum anda ketahui !!!!
Untuk dapat memahami komputer anda akan menemukan sesuatu yang
saling berhubungan. Untuk memahami satu hal anda harus memahami dulu
beberapa hal yang lain.
Untuk bisa memahami cara kerja NMAP (Os Fingger Print, yang
memanfaatkan urutan stack TCP/IP sebagai identifier) anda harus
memahami dulu konsep pemprograman Bahasa C, anda juga harus memahami
'pointer', dan konsep pointer erat kaitannya dengan 'stack',
sebaiknya anda juga memiliki pemahaman stack yang baik !
Anda juga akan disibukkan dengan belajar konsep TCP/IP. Anda juga
harus tahu dulu 'dimana bisa mendapatkan info tentang TCP/IP'.
Dengan begini, tariklah kesimpulan untuk mengenal segala sesuatu dan
memahami serta mencari jawaban terhadap hal-hal yang tidak kita
ketahui !
[*] Terus Belajar.
Yang paling penting dari semua hal diatas adalah selalu belajar.
Tanpa belajar anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Jangan pernah
beranggapan jika 'telah' menjadi Hacker anda akan berhenti belajar,
malah sebaliknya anda akan mulai belajar kembali untuk menjadi
seorang Hacker yang berdedikasi.
Terus belajar, dan ingatlah ketika anda berhenti sejenak dan
mengenang kembali ... anda telah menjadi seorang Hacker yang
tangguh!.
[*] Mengabdi kepada budaya Hacker
Setelah semuanya selesai dan anda sedang beristirahat setelah
aktifitas Hacking 37 Jam yang melelahkan. Coba ingat kembali.
Siapa yang memperkenalkan anda kepada komputer ?
Siapa yang membimbing anda mempelajarinya ?
Siapa yang dengan setia menemani anda mengejar informasi ?
Siapa yang pertama sekali mengenalkan anda dengan HACKING ?
Mengajari anda teknik-teknik Hacking Dasar ?
Mengajari anda tentang bersikap dan berfikir layaknya HACKER ?
Siapa yang membuat sistem operasi Hacker, Linux ?
Siapa yang mengembangkannya ?
Siapa yang membuatnya begitu mudah untuk dioperasikan dengan
tampilan yang begitu cantik ?
Siapa yang telah membuat anda HADIR didunia ini ?
Bahagiakan mereka .....
Jika anda berpikir cara terbaik untuk membahagiakan mereka adalah
dengan membayar mereka dengan uang, anda SALAH BESAR. Jika yang anda
lakukan adalah mengucapkan ribuan terima kasih kepada mereka, juga
SALAH.
Cukup lakukan apa yang telah mereka lakukan. Jika anda merasa
terbantu dengan dokumen ini, buat sebuah dokumen baru, buat yang
lebih baik dan berbagilah dengan sesama !
Dengan melakukan hal-hal kecil yang terbaik yang bisa anda lakukan,
berarti anda telah mengabdi kepada budaya Hacker itu.
Dan ketika pagi datang, dan mentari memancarkan cahayanya. SUDAH
WAKTUNYA UNTUK KELUAR, DAN MENGENAL DUNIA.
28 SEPTEMBER 2003
H3D87 a.k.a MOBY
Untuk eCHo staff: Y3DIPS, THE_DAY2000, COMEX
Untuk Rizka, Terima kasih atas semua dukungannya :),
Terima kasih malaikat ku !!
Terima kasih kepada sahabat-sahabatku (yang tak pernah kutahu siapa)
H3D87 a.k.a MOBY
Untuk eCHo staff: Y3DIPS, THE_DAY2000, COMEX
Untuk Rizka, Terima kasih atas semua dukungannya :),
Terima kasih malaikat ku !!
Terima kasih kepada sahabat-sahabatku (yang tak pernah kutahu siapa)
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Source : http://ezine.echo.or.id/ezine1/all%20aboutz%20hacking%20-%20h3d87%20a.k.a%20moby.txt
Langganan:
Postingan (Atom)
